Pendidikan & Kesehatan

Dosen Didorong Aktif Lakukan Penelitian dan Pengabdian

Pamekasan (beritajatim.com) – Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Abdul Muin mengimbau sekaligus mendorong para dosen, khususnya dosen di lingkungan institusi yang dipimpinnya agar lebih aktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat demi meningkatkan kapasitas sektor akademik.

Hal itu mengacu pada regulasi yang menjadi tugas pokok seorang dosen, seperti yang tercover dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Meliputi aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Tugas pokok seorang dosen meliputi tiga hal dominan yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, artinya selain mengajar dan membimbing mahasiswa. Dosen juga memiliki tugas dan kewajiban untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat,” kata Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Abdul Muin, Senin (22/4/2019).

Hanya saja pihaknya menilai aspek penelitian dan pengabdian cenderung dilupakan dan justru dianggap sebagai ‘pekerjaan sampingan’ oleh para dosen, sehingga mengakibatkan minimnya peningkatan kualitas mempuni dalam merealisasikan nilai yang ada khususnya dalam sektor penelitian dan pengabdian.

“Selama ini sebagian besar dosen hanya lebih fokus pada tugas rutinitas semata, yakni sebagai pengajar dan pembimbing saja. Tetapi mereka justru lupa melakukan inovasi baru melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat,” sambung pimpinan yang akrab disapa Pak Muin.

Melalui penelitian maupun pengabdian masyarakat, nantinya dapat ditemukan pemahaman baru dari berbagai disiplin ilmu. Sekaligus menemukan solusi atas beragam permasalahan yang dihadapi oleh berbagai pihak. “Tidak kalah penting tentunya menjadi nilai penting, baik bagi dosen secara pribadi, mahasiswa, perguruan tinggi maupun masyarakat luas,” tegasnya.

“Secara prinsip, penelitian memiliki peran sangat penting. Tidak hanya bagi dosen, tapi juga bagi institusi. Dalam aspek ini, setidaknya ada tiga poin utama yang bisa menjadi peran penting penelitian bagi perguruan tinggi. Meliputi aspek pengembangan materi pengajaran, mendukung pengabdian masyarakat dan meningkatkan reputasi kampus,” jelasnya.

Pihaknya menilai bahwa mahasiswa bukan hanya sebagai penerima informasi pasif, tapi justru sebaliknya (aktif). “Jadi dibutuhkan dukungan hasil penelitian yang relevan dan up to date untuk mendukung materi perkuliahan yang sudah ada, sehingga wawasan mahasiswa akan semakin terasah, menjadi sosok inovatif dan kreatif menjawab setiap tantangan kedepan,” imbuhnya.

Baca Juga:

    Selain itu, penelitian juga mendukung proses pengabdian masyarakat. Apalagi institusi juga memiliki peran penting dalam berbagai disiplin keilmuan, termasuk aspek moral. “Melalui kegiatan penelitian beragam masalah yang berkembang di masyarakat, tentunya bakal menghasilkan sebuah solusi dan inovasi yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Sehingga perguruan tinggi memiliki kewajiban ikut serta memajukan kehidupan masyarakat,” detailnya.

    “Tidak kalah penting semakin banyak riset hasil penelitian karya para dosen di sebuah perguruan tinggi, tentunya bakal berdampak pada perbaikan peringkat dan reputasi institusi. Logikanya saat seorang peneliti melakukan publikasi di berbagai jurnal ilmiah, otomatis peneliti akan memasukkan nama institusi. Sehingga nama perguruan tinggi akan semakin dikenal,” pungkasnya. [pin/ted]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar