Pendidikan & Kesehatan

Di Depan Menteri Airlangga, SMK dan Perusahaan di Jatim Teken MoU

Surabaya (beritajatim.com) – Hari ini, Kamis (7/2/2019), sebanyak 295 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hadir untuk melakukan kerjasama atau MoU dengan 97 perusahaan. MoU dalam upaya pengaplikasian program Pendidikan Vokasi Link and Match tahap ke delapan di Kawasan Industri Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

Dihadiri langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartanto, kegiatan ini pula diisi oleh pemberian hibah mesin dan peralatan pendukung praktik belajar mengajar untuk 113 SMK dari 20 perusahaan.

Airlangga mengungkapkan program vokasi ini telah dilakukan di Jatim sejak dua tahun lalu. Jawa Timur dipilih sebagai lokasi peluncuran program vokasi yang pertama karena Jawa Timur memiliki peluang dan peminatan yang cukup baik terhadap pendidikan SMK dan merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan industri tertinggi.

“Karena antusiasme yang tinggi dari industri dan SMK di Jatim kami kembali meluncurkan program pendidikan vokasi industri di Jawa Timur dengan melibatkan perusahaan-perusahaan dan SMK yang belum terfasilitasi pada tahap pertama. Kedepannya, kami akan meluncurkan lagi di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah,” ujar Airlangga.

Dikatakan pula bahwa progam ini merupakan arahan Presiden Joko Widodo untuk fokus pada pembangunan nasional. Tahun ini penerapannya bertumpu pada pengembangan SDM yang berkualitas, setelah upaya pemerataan dan perbaikan infrastruktur.

“Program ini akan meningkatkan SDM yang kompeten,sehingga perlu dilaksanakan program pendidikan dan pelatihan vokasi secara lebih giat,” tuturnya.

Untuk mendukung program ini, lanjutnya, Kemenperin bersama Kemendikbud membuat kelompok kerja yang akan mengawal pelaksanaan revitalisasi SMK di bidang industri. Sepanjang tahun 2019 nanti, program ini ditargetkan dapat menggaet sebanyak 2.685 SMK dan 750 perusahaan.

“Kami berharap, perusahaan indusri dan SMK yang telah menandatangani perjanjian kerja sama, agar melaksanakan program-program pembinaan dan pengembangan SMK yang telah digariskan. Selanjutnya, pemerintah daerah untuk dapat mendukung program ini,” pungkasnya. [adg/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar