Pendidikan & Kesehatan

CDAST Unej Rintis Ampas Tebu Jadi Bahan Baku Plastik

Foto: Bambang Sugiharto, guru besar yang juga Ketua CDAST

Jember (beritajatim.com) – Center for Development of Advance Science and Technology (CDAST) Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tengah merintis pemanfaatan ampas tebu di Indonesia sebagai bahan pembuatan plastik yang ramah lingkungan.

CDAST akan bekerjasama dengan peneliti dari Illovo Sugar Company. Illovo Sugar Africa adalah produsen gula terbesar di Afrika yang sudah berdiri semenjak tahun 1891. Selain memiliki perkebunan tebu di Afrika Selatan, Illovo Sugar Africa memiliki perkebunan tebu di lima negara seperti Mozambik, Malawi, Eswatini, Tanzania, dan Zambia.

Selain memproduksi gula sebagai produk utama, Illovo Sugar Africa menghasilkan produk turunan dari gula seperti ethanol yang memasok kebutuhan di benua Afrika.

Nickholas Grantham, ilmuwan senior dari Illovo Sugar Africa, sudah berkunjung ke Unej pada 17-21 Juni 2019. Dia bertemu dengan Bambang Sugiharto, guru besar yang juga Ketua CDAST.

“Nick Grantham ini selain ahli bioteknologi tebu juga meneliti pemanfaatan ampas tebu untuk digunakan sebagai bahan nano material, misalnya sebagai bahan baku kertas,” kata Bambang, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Unej, Minggu (23/6/2019).

Bambang berharap kepakaran Grantham bisa menambah wawasan dan kesempatan kerjasama dengan para peneliti bioteknologi di Unej. Sebelumnya, Grantham bertemu Rektor Universitas Jember Moh Hasan, Kamis (20/6/2019) lalu.

CDAST saat ini terus berusaha mengembangkan berbagai penelitian yang dapat dihilirkan di bidang bioteknologi, khususnya di bidang pertanian, perkebunan, dan kesehatan. Rencananya pada 10-12 Juli 2019 akan digelar eeminar internasional bertema bioteknologi pertanian dan keamanan hayati.

“Kami bekerjasama dengan Departemen Pertanian Amerika Serikat dan CropLife Indonesia,” kata Bambang. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar