Pendidikan & Kesehatan

Permudah dan Perluas Akses Layanan

BPJS Kesehatan Pamekasan Terapkan Aplikasi JKN Mobile

Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala BPJS Kesehatan Pamekasan, Elke Winasari berupaya mempermudah dan memperluas akses pelayanan melalui aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional berbasis online alias JKN Mobile.

Aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah pelayanan bagi peserta JKN, mulai dari memilih hingga menentukan fasilitas kesehatan yang disediakan pada program JKN tersebut. Seperti puskesmas, dokter pribadi dan rumah sakit rujuka.

Selain itu juga terdapat jenis pelayanan lain yang disediakan BPJS Kesehatan, guna meningkatkan pelayanan publik bagi peserta JKN. Salah satunya berupa kotak keluhan di fasilitas kesehatan mitra yang sudah ditunjuk.

“Jadi saat ini puskesmas ataupun rumah sakit mitra harus menyediakan kotak keluhan yang berkaitan dengan layanan JKN,” kata Elke Winasari, dalam kegiatan ‘Lengghi Ngenom Kopi Rembheg JKN’ bersama BPJS Kesehatan, Rabu (10/4/2019).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya melibatkan sejumlah pihak termasuk insan pers guna meminta masukan seputar peningkatan program JKN di masyarakat. “Salah satu tujuan kegiatan ini sebagai upaya kami untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

“Jadi secara sederhana bisa kami sampaikan bahwa jadi JKN itu wajib, sementara menggunaannya itu pilihan. Dari itu harus gotong royong demi mensukseskan program nasional,” jelas perempuan yang akrab disapa Dokter Elke.

Berdasar data BPJS Kesehatan, warga di Kabupaten Pamekasan memang belum semua tercover dalam program JKN-KIS. Sebab jumlah peserta baru mencapai sebanyak 654.544 jiwa atau sekitar 73,89 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 885.890 jiwa.

Namun jika dibanding dengan tiga kabupaten lain di Madura, persentase kepesertaan program JKN-KIS di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, lebih tinggi dibanding tiga kabupaten lainnya, yakni Bangkalan, Sampang dan Sumenep.

Di Kabupaten Bangkalan sebanyak 680.219 jiwa atau sekitar 63,65 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 1.068.717 jiwa, Kabupaten Sampang sebanyak 701.212 jiwa atau sekitar 82,72 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 847.707 jiwa.

Sedangkan di Kabupaten Sumenep, tercatat sebanyak 752.823 jiwa atau sekitar 66,82 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 1.126.724 jiwa. Bahkan peserta program JKN-KIS yang dibiayai pemerintah daerah juga paling banyak di Kabupaten Pamekasan dibanding tiga kabupaten lain di Madura. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar