Pendidikan & Kesehatan

Begini Cara UBHARA Ikut Perangi Kejahatan Siber

Surabaya (beritajatim.com) – Tidak bisa dipungkiri, saat ini kejahatan siber tengah marak. Bukan hanya di Indonesia, aksi meresahkan itu juga sering terjadi di berbagai belahan dunia.

Untuk itu, demi meningkatkan pemahaman terkait potensi dan bahaya kejahatan siber, Universitas Bhayangkara (UBHARA) menggelar seminar nasional dengan tajuk ‘Cyber Crime dan Penanganan Kepolisian di Negara Kesatuan Republik Indonesia’. Kegiatan ini diselenggarakan pada Hari Kamis (18/7/2019).

Rektor UBHARA Brigjen. Pol (Purn) Edy Prawoto, mengungkapkan jika kejahatan siber dapat berdampak di semua aspek kehidupan. “Banyak kasus yang ditangani oleh kepolisian. Kami ingin mahasiswa memahami benar cyber crime ini karena sudah masuk semua aspek kehidupan. Dengan memahami jangan sampai menjadi korban atau pelaku,” jelasnya.

Di aspek pendidikan pun, Edy memastikan jika mahasiswanya sudah dibekali cukup materi terkait kejahatan siber. “Di semester VI sudah ada kurikulum cyber crime. Zaman saya belum ada. Ini fenomena baru berkembangnya dunia maya. “Jadi bisa menyampaikan, memberikan sosialisasi pada masyarakat,” tegasnya.

Rektor UBHARA

Di sisi lain, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim¬†AKBP Cecep Susatya yang menjadi pemateri turut mengungkapkan jika ada beberapa jenis kasus kejahatan siber yang menarik perhatian. “Terbanyak kasus adalah ujaran kebencian dan berita bohong atau hoaks. Presentase masih dianalisa. Jika dibandingkan pemilu terhadulu memang ada perbedaan karena dulu tidak banyak,” ujarnya.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar