Pendidikan & Kesehatan

Anggaran Pengadaan UNBK di Sekolah Gresik Dikepras 

Gresik (beritajatim.com) – Anggaran pengadaan buat ujian nasional berbasis komputer (UNBK), baik di tingkat SD/SMP di sekolah Kabupaten Gresik dikepras. Hal ini dikarenakan, tahun ini adalah tahun terakhir setelah dihapus oleh pemerintah. Kendati demikian, penunjang pendidikan itu tetap dibutuhkan.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Gresik. Tahun lalu, untuk UNBK dinas setempat mengalokasikan anggaran Rp 10,6 miliar yang diambil dari dana insentif daerah (DID) untuk membeli 1.200 komputer. Nah tahun 2020 ini, untuk membeli komputer itu dianggarkan Rp 7,2 miliar. Jumlah itu untuk membeli 700 unit komputer.

Kabid Managemen Pendidikan Dispendik Gresik, Suwono mengatakan, pengadaan tahun ini hanya untuk melengkapi kebutuhan SMP yang masih kurang saja. Sebab, dari 34 SMP di Gresik sepenuhnya sudah menggunakan komputer. Tinggal SMPN 33 Driyorejo saja karena masih dalam progres pembangunan gedung.

“Semua itu untuk penambahan di SMP. Nanti kalau sudah terpenuhi baru sisanya untuk SD. Tahun lalu kami juga mengadakan komputer untuk 21 SD,” katanya, Senin (19/01/2020).

Suwono menambahkan, saat ini pengadaan komputer itu sudah sampai dalam persiapan lelang. Pihaknya memperkirakan, pertengahan tahun nanti sudah ada barangnya.

“Kalau pengadaan komputer memang cepat. Tidak pernah molor,” imbuhnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar