Pendidikan & Kesehatan

53 Kepala SMPN di Jember Diminta Aktif Cari Siswa

Kepala Dispendik Jember Edi Budi Susilo

Jember (beritajatim.com) – Seluruh kepala sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang gagal memenuhi pagu penerimaan peserta didik baru (PPDB) diinstruksikan untuk bergerak aktif mencari siswa.

Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuka pendaftaran PPDB tahap kedua pada 27-29 Juni 2019 untuk memenuhi pagu yang kosong di 53 SMP negeri. Ada 1.845 bangku yang masih belum diduduki siswa.

“Oleh karena itu, di tahap kedua ini, mereka saya minta untuk membuka diri door to door, mencari anak-anak sekolah yang memang waktunya sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jember Edi Budi Susilo, Kamis (27/6/2019) malam.

Menurut Edi, idealnya orang tua siswa berduyun-duyun ke sekolah. “Sekolah tinggal menunggu, orang datang mendaftar. Tapi di daerah-daerah tertentu yang ada persaingan-persaingan, di mana ada alternatif madrasah tsanawiyah dan sekolah swasta, kepala sekolah ya harus sosialisasi: mencari murid untuk mengenalkan ‘ayo sekolah di tempatku dnegan fasilitas ini itu,” katanya.

Sebagian besar SMPN yang gagal memenuhi pagu memang berada di daerah pinggiran. Ada empat SMPN yang hanya diminati segelintir siswa. SMPN 3 Sukowono hanya diminati tujuh orang dari pagu 32 siswa. SMPN 5 Silo hanya diminati satu orang siswa dari pagu 32 siswa. SMPN 4 Tempurejo hanya didatangi tujuh siswa dari pagu 32 siswa. SMPN 7 Tanggul hanya menerima pendaftaran tiga orang siswa dari kuota 32 bangku. Jumlah bangku kosong terbesar ada pada SMPN 3 Balung, yakni 124 bangku, sementara kuotanya 251 siswa. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar