Pendidikan & Kesehatan

4 Temuan Intelektual yang Buat Pakde Karwo Dapat Gelar Doktor HC

Surabaya (beritajatim.com) – Gelar Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA) akhirnya tersemat di nama Dr. H. Soekarwo, SH., M. Hum atau yang akrab disapa Pakde Karwo, Rabu (27/3/2019) di Gedung Sport Center UINSA.

Gelar tersebut diberikan atas kontribusi dan prestasinya dalam bidang pendidikan Islam. Gelar Honoris Causa yang diterima Pakde Karwo ini adalah yang ketiga kalinya. Sebelumnya Pakde mendapatkan Gelar  Doktor Honoris Causa  dari Universitas Airlangga dan Universitas Muhammadiyah Malang.

Penyematan medali gelar doktor honoris causa

Rektorar Hilmy, S.Ag., M.A, Ph.D selaku Rektor UINSA menjelaskan, pemberian gelar doktor kepada mantan Gubernur Jawa Timur itu karena UINSA menilai Soekarwo telah banyak berjasa dalam mengakomodir pendidikan Islam di Jawa Timur.

“Ini adalah momen of the truth, ini adalah otentik, kami insya Allah memberikan gelar ini semuanya tulus ikhlas kepada Pakde Karwo,” jelasnya saat memberikan sambutan.

Menurut Masdar, proses pemberian gelar doktor kepada Pakde Karwo telah melalui berbagai proses akademik yang telah lama dicanangkan. Bahkan rencana pemberian gelar doktor kepada Pakde telah dimulai pada saat kepemimpinan rektor UINSA sebelumnya.

“Ini adalah satu proses yang lumayan panjang, tetapi akuntabel insya Allah, dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Pemberian gelar doktor honoris causa ini diambil dari empat (4) temuan karya akademik orisinil Pakde Karwo yang memang biasanya penguji doktoral akan menanyakan temuan dari penelitian atau pengabdian yang dilakukan.

Empat temuan tersebut antara lain adalah Deskresi Policy, Insight Government dari pengaplikasian LPPD, Spiritual Capital, dan Dual Track. Menurutnya pemberian gelar tersebut telah berdasarkan pertimbangan yang sudah sangat matang.

Sementara itu, Pakde Karwo juga menyambut baik pemberian gelar doktor yang disematkan padanya. Ia mengaku senang, dan menyarankan pendidikan islam jangan sampai menggunakan sistem yang materialistis.

“Saya senang karena ini bagian yang sebetulnya di dalam pendekatan pembangunan yang terlalu materialiatis itu sangat tidak bagus, semua kegagalan itu karena basisnya terlalu materialistis,” ujar Pakde Karwo.

Pakde Karwo bersama keluarga dan tamu undangan

Diketahui, Pakde Karwo mendapatkan gelar doktor honoris causa setelah menyampaikan pidato dengan judul ‘Rekonstruksi Pendidikan Diniyah Model Pendidikan Berbasis Spiritual’ yang disampaikan di sidang senat UINSA penganugerahan gelar doktor honoris causa. [adg/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar