Pendidikan & Kesehatan

4 SMA di Mojokerto Tak Penuhi Pagu

Mojokerto (beritajatim.com) – Pagu dari empat sekolah di Mojokerto belum terpenuhi hingga ditutupnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri tahun pelajaran 2019/2020, Jumat (21/6/2019) pekan lalu. Dari 14 sekolah, hanya 10 sekolah yang terpenuhi.

PPDB melalui sistem dalam jaringan (daring) atau online, ada empat sekolah yang masih belum terpenuhi. Diantaranya, SMAN 1 Kota Mojokerto. Dari pagu 328, hanya terpenuhi sebanyak 214 pendaftar atau kurang sebanyak 114 siswa.

Kepala SMAN 1 Kota Mojokerto, Raden Imam Wahyudi mengatakan, sejak diumumkanya pada, Sabtu (22/06/19) pekan lalu, SMAN 1 Kota Mojokerto masih kekurangan 114 atau kurang tiga kelas lebih. “Ini sekolah di tengah kota dan paling banyak kurang siswa,” ungkapnya, Senin (24/6/2019).

Masih kata Imam, kurangya pagu di SMAN 1 Kota Mojokerto dikarenakan banyak calon siswa yang sisihkan oleh sistem dan ketidaktahuan orang tua soal sistem yang baru tersebut. Menurutnya, sebelumnya pagu sudah terpenuhi saat penutupan namun saat pengumuman jumlah berubah.

“Sebelum pengumuman Sabtu, jumlah pagu pada SMAN 1 Kota Mojokerto ini sudah terpenuhi, namun pada saat di umumkan jumlah itu berubah. Ini yang kita tidak mengerti. Seperti calon siswa masuk zonasi dan nilainya juga di atas rata rata, mereka harus di masukan pada jalur Nun,” jelasnya.

Sehingga tergeser dengan siswa lain. Hingga sampai saat ini, pihaknua masih menunggu adanya kebijakan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Pihaknya juga sudah koordinasi dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Mojokerto.

Selain SMAN 1 Kota Mojokerto, hal yang sama juga dialami oleh SMAN 3 Mojokerto. Dari 288 pagu yang dibuka dalam pendaftaran online, hanya mampu menampung 222 siswa. Artinya masih ada 66 kursi atau hampir 2 rombel.

Di wilayah Kabupaten Mojokerto, di SMAN 1 Trawas juga gagal penuhi pagu. Pasalnya, masih ada 36 kursi yang belum terisi. Selain itu juga dialami SMAN 1 Kutorejo yang masih lowong 11 kursi.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar