Pendidikan & Kesehatan

204 Calon Siswa Belum Tertampung, Dindik Kota Mojokerto Tambah Rombel

Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Kota Mojokerto menambah jumlah rombongan belajar (rombel) di lima Sekolah Menengah Pertama (SMPN) Kota Mojokerto. Menyusul masih adanya dan 204 calon siswa di Kota Mojokerto yang belum diterima di sekolah manapun.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, keputusan tersebut merupakan hasil rapat dengar pendapat dengan DPRD Kota Mojokerto pada, Jumat (5/7/2019) pekan lalu. “Ini merupakan inisiatif dewan pasca rapat dengar pendapat,” ungkapnya, Senin (8/7/2019).

Masih kata Amin, pagu di Kota Mojokerto sebanyak 2.048 siswa, sementara jumlah lulusan SD/MI sebanyak 2.040 siswa. Seharusnya seluruh calon siswa di Kota Mojokerto bisa diterima di SMPN di Kota Mojokerto yang berjumlah sembilan sekolah tersebut.

“Kendalanya, mereka yang dekat dengan sekolah tapi mendaftar di sekolah yang jauh karena favorit. Padahal saat ini menggunakan zonasizonasi. Zonasi masalah nasional, kita tidak menyalahkan siapapun yang penting ada solusi. Sebenarnya kalau hanya warga kota, tidak masalah,” katanya.

Penambahan rombel seperti yang disepakati dengan DPRD yakni untuk menampung warga Kota Mojokerto yang tidak tertampung dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi gelombang I. Ketentuan siswa yang diterima tetap mengacu pada jarak domisili siswa dengan sekolah yang dituju.

“Update terakhir, ada 204 siswa dari warga Kota Mojokerto yang tidak masuk SMPN di Kota Mojokerto sehingga kami siapkan penambahan kelas baru. Dalam Permendikbud Permendiknas Nomor 51 Tahun 2018 Pasal 14, penambahan rombel diperbolehkan sepanjang tidak melebihi pagu nasional,” jelasnya.

Masih kata Amin, setiap SMP jumlah rombel maksimal sebanyak 11 kelas. Sementara di SMPN Kota Mojokerto jumlah rombel rata-rata antara sembilan dan 10 kelas. Sehingga Dinas Pendidikan dan DPRD Kota Mojokerto menyepakati penambahan rombel di gelombang II PPDB tingkat SMP.

“Selain menambah rombel di 5 sekolah juga menambah jumlah pagu yang belum terpenuhi di SMPN 6. Untuk PPDB tingkat SMP jalur zonasi gelombang II, dibuka tanggal 9 Juli 2019 pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB dan pengumuman tanggal 10 Juli 2018 pukul 08.00 WIB,” tuturnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar