Pendidikan & Kesehatan

166 Warga Sumenep Terserang DBD, 3 Meninggal

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 166 warga Sumenep terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahkan 3 diantaranya meninggal dunia.

“Jumlah itu merupakan total penderita DBD sejak Januari – Februari 2019. Selama bulan Januari saja, jumlah penderita DBD tercatat 157 orang dan Februari sebanyak 9 orang,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Pemberantasan, Pengendalian Penyakit Masalah Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Sumenep, Kusumawati, Jumat (22/02/2019)

Ia menjelaskan, dari 166 penderita DBD tersebut, tiga diantaranya meninggal dunia. Penderita DBD yang meninggal itu berasal dari Kecamatan Gapura, Dasuk dan Pragaan. “Tiga penderita yang meninggal itu terjadi pada bulan Januari. Sedangkan untuk bulan Februari, Alhamdulillah semua penderita bisa tertolong,” ujarnya.

Ia memaparkan, daerah endemis DBD ada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kota, Pragaan, dan Manding. Jumlah penderita DBD di tiga kecamatan tersebut cukup tinggi.

“Salah satu cara paling efektif untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan gerakan 3 M, yakni menutup, menguras dan mengubur, bukan dengan fogging,” terangnya. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar