Pendidikan & Kesehatan

10 SMP di Sumenep Terapkan Pembelajaran Digital School

Sumenep (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep segera menerapkan sistem pembelajaran digital (digital school) di 10 SMP negeri setempat.

“Kami harus segera menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Karena itulah, kami menerapkan ‘digital school’ di beberapa sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bambang Irianto, Senin (17/06/2019).

Program baru tersebut akan dimulai pada tahun ajaran 2019/2020, di 10 SMP Negeri, yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 4 untuk wilayah Kota.

Selain itu, program ‘digital school’ juga akan diterapkan di SMP Negeri 1 Saronggi dan SMP Negeri 2 Saronggi. Kemudian SMP Negeri Kalianget, SMP Negeri Bluto, SMP Negeri Ambunten, dan SMP Negeri Gapura. “Nantinya sistem pembelajaran digital itu tidak hanya diterapkan di SMP. Untuk SD juga akan diberlakukan hal serupa,” ujar Bambang.

Ia memaparkan, dengan ‘Digital School’, setiap materi pembelajaran berada di satu server yang sifatnya Offline. Para siswa bisa mengakses materi pembelajaran dengan menyambungkan ke server di sekolahnya. “Karena ini offline, bukan Online, jadi tidak memerlukan jaringan internet. Untuk mengakses server juga secara offline. Di dalam server itu sudah terinstal semua mata pelajaran di kurikulum 13,” terang Bambang.

Ia menjabarkan, dengan sistem pembelajaran digital, siswa maupun guru tidak perlu repot-repot mencari materi pembelajaran, karena materi semua mata pelajaran (mapel) sesuai K13, sudah ada dalam satu server. “Jadi bisa langsung diakses siswa dan guru. Bahkan untuk ujian masing-masing mapel, guru bisa juga melaksanakan secara online seperti pelaksanaan UNBK,” paparnya. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar