Olahraga

Voli Putra Banyuwangi Berpeluang Rebut Perunggu

Banyuwangi (beritajatim.com) – Tim bola voli indoor putra Banyuwangi harus mengakui keunggulan tim putra Kabupaten Sidoarjo. Bermain di GOR Bojonegoro dalam lanjutan pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019, Erick Cantona dan kawan-kawan kalah dengan skor 3-0.

Keunggulan segi teknik dan stamina dari lawannya menjadi alasan utama anak asuh M. Yusuf itu kalah. Kondisi itu telah terlihat sejak set pertama. Fathurahman dan kolega tak mampu membendung smash keras yang kerap kali dibangun dari kubu lawan. Mereka harus kalah dengan skor 25-15.

Babak kedua, M Yusuf sempat memberikan pengarahan dan instruksi. Hasilnya, mereka berhasil mengimbangi permainan. Akan tetapi, kurangnya fokus membuat putra Laros ketinggalan skor. Set kedua ditutup dengan nilai 25-21.

Tak ubahnya pada set sebelumnya. Gempuran pemain kota udang Sidoarjo, membuat permainan Banyuwangi tak mampu berkembang. Beberapa kali serangan mampu dipatahkan dan dibaca dengan baik oleh kubu lawan. Bahkan, mereka tak berkutik meski mengeluarkan sejumlah variasi serangan.

Baca Juga:

    Set penentu, ditutup oleh keunggulan Sidoarjo dengan skor 25-17. Hasil akhir, Sidoarjo menang 3-0 atas Banyuwangi. Atas hasil ini, tim Banyuwangi tak mampu menembus ambisi juara dan meraih medali emas. Akan tetapi, peluang meraih perunggu masih terbuka. Asal, mereka mampu mengalahkan Lamongan.

    Usai pertandingan, M. Yusuf mengakui keunggulan permainan tim lawan. Strategi yang diterapkan pun mampu dibaca dengan baik oleh lawan. “Anak-anak kalah kelas dengan Sidoarjo, saya mengakui itu. Saya ingin mereka main lepas, tapi itu sulit. Karena tekanan terus saja datang,”

    “Sempat beberapa kali saya pakai variasi strategi, tapi tetap saja mentah. Anak-anak sudah kehilangan fokus. Mereka kualahan, karena sehari sebelumnya main 4 set lawan tuan rumah Bojonegoro,” katanya.

    Menghadapi pertandingan perebutan tempat ketiga menjadi perhatian serius jajaran pelatih Banyuwangi. Mereka meminta agar anak asuhnya bermain all out. “Saya tekankan agar anak-anak bermain baik. Setidaknya mampu membawa pulang medali,” pungkasnya. [rin/suf]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar