Olahraga

World Championships 2019

Tertekan, Fajar/Rian Hanya Raih Perunggu

Basel (beritajatim.com) – Pasangan putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya meraih medali perunggu World Championships 2019. Mereka kalah di semifinal dengan seniornya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, 16-21, 21-15, 10-21.

Hasil ini merupakan capaian terbaik Fajar/Rian di Kejuaraan Dunia. Meski begitu keduanya mengaku tak puas dengan performanya kali ini. Fajar/Rian mengatakan banyak tertekan sejak awal dan tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya, melawan Hendra/Ahsan.

“Secara keseluruhan kami memang tertekan. Di game pertama kami sempat leading 11-9 tapi akhirnya mereka bisa membalikkan keadaan. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Harusnya itu tidak boleh, tapi bola mereka benar-benar matang. Mereka itu mainnya taktis, pola permainan mereka beda dengan yang lain,” ujar Fajar.

“Kami dapat medali perunggu. Tapi pertandingan hari ini kami tidak bisa lepas, jadi tidak puas dengan pertandingan hari ini. Bukan karena kalahnya, tapi dari segi permainan kami kelasnya kaya jauh banget,” tambah Rian.

Fajar/Rian berhasil unggul di awal game pertama. Namun setelahnya, mereka balik ditekan oleh Hendra/Ahsan. Di game kedua, Fajar/Rian memperpanjang nafas setelah menang 21-15.

Tapi di game pamungkas, Hendra/Ahsan kembali tampil lebih gemilang. Fajar/Rian pun akhirnya kalah dengan skor 10-21.

“Game ketiga kami kalah start dan mereka semakin percaya diri. Sementara kami balik tertekan. Kami susah banget mau keluar dari tekanan itu,” ungkap Fajar.

“Pastinya belum puas karena permainan hari ini nggak bisa keluar semua. Kalau pun misalnya kalah juga, tapi permainannya keluar semua ya nggak masalah. Ini kalah dan permainan kami kurang maksimal,” tutur Rian.

Dengan demikian Indonesia saat ini berhasil meraih dua medali perunggu, dari Fajar/Rian dan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Sementara Hendra/Ahsan, masih akan berjuang di babak final, untuk memperebutkan medali emas. Hendra/Ahsan tengah menunggu calon lawannya antara Li Jun Hui/Liu Yu Chen (Tiongkok) dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang). [but]

Sumber: PBSI

Apa Reaksi Anda?

Komentar