Olahraga

Porprov Jatim VI

Tenda dan Kursi di Venue Voli Pantai Ambruk Diterjang Angin Kencang

Tuban (beritajatim.com) – Salah satu tenda venue Bola Voli Pantai dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur di kawasan Mangrove Center, Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, ambruk saat pertandingan menjelang usai, Kamis (4/7/2019).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun saat kejadian, terdapat satu wasit yang sempat tertimpa tenda yang diterjang angin kencang di kawasan Pantai Utara Tuban itu.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, ambruknya tenda tersebut saat sedang berjalannya pertandingan antara tim Putra Banyuwangi melawan Kota Batu. Yang mana, angin kencang datang dan kemudian tenda itu ambruk ketika set pertama usai. “Pertandingan set pertama baru selesai. Saat itu wasitnya masih ada di lapangan dan sempat tertimpa,” ujar salah satu warga yang ada di lokasi lapangan Voli Pantai itu.

Tenda yang abruk di lokasi lapangan Voli Pantai Porprov Jatim

Berdasarkan pantauan di lapangan, tak hanya tenda saja yang mengalami ambruk, tetapi sejumlah peralatan di lapangan juga porak poranda diantaranya kursi yang berserakan.

“Tadi tenda-tenda yang kecil ini langsung dipegangi semua. Karena anginnya memang kencang,” tambah salah satu relawan yang ada di lapangan.

Sementara Didik Tri Purwanto, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Cabor Voli Pantai, menyatakan ambruknya tenda di lapangan Voli Pantai itu sudah menjadi hal biasa. Didik menyatakan jika pihak panitia sudah melakukan antisipasi dengan memasang tali pada tenda yang terpasang.

“Setiap ada kejuaraan pasti ada tenda yang roboh, karena pas dengan timuran (angin timur), makanya kita sudah melakukan antisipasi. Kita ingat kejadian yang kemarin-kemarin,” terangnya.

Dengan peristiwa ambruknya tenda dan kondisi hujan lebat yang terjadi di sekitar lapangan Voli Pantai itu tidak mempengaruhi pelaksanaan pertandingan. Yang mana hari pertama pertandingan Voli Pantai dalam Porprov Jatim ini merupakan babak penyisihan dengan diikuti kontingen dari 18 kota maupun kabupaten di Jawa Timur. “Pertandingan akan tetap lanjut, kecuali ada badai. Alhamdulillah tidak ada masalah (tidak ada korban) dan aman terkendali,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar