Olahraga

Suporter Persatu dan PSIM Bentrok, Belasan Orang Terluka

Tuban (beritajatim.com) РKericuhan antara suporter Persatu Tuban dengan suporter PSIM Jogjakarta ketika  pertandingan di stadion Bumi Wali Tuban mengakibatkan beberapa korban luka-luka, Sabtu (20/7/2019).

Belasan orang yang berasal dari Laskar Ronggolawe dan Laskar Mataram mengalami luka-luka akibat terkena lemparan baru. Kericuhan antar penonton itu berlanjut hingga keluar stadion setelah pertandingan.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, kericuhan itu terjadi pada menit 80 saat pertandingan Persatu melawan PSIM Jogja. Dua kubu suporter yang berada di tribun timur stadion Bumi Wali Tuban terlihat saling lempar dan kemudian terjadi saling serang. “Pertama dari tribun timur yang rame, saling lempar,” ungkap Yadi, salah satu penonton.

Kericuhan di atas tribun itu berhasil diredam oleh petugas kepolisian dan juga TNI yang mengamankan pertandingan. Petugas membuat sekat antara suporter Persatu dengan suporter PSIM.

Salah satu korban kericuhan luka parah yang dievakuasi dengan mobil ambulan Polres Tuban

Dalam kejadian itu, terdapat satu korban suporter Persatu yang jatuh dari tribun stadion. Akibatnya, korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan harus dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulan.

“Dia jatuh tadi dari tribun. Ini anak Ronggomania dari Kerek,” ungkap salah satu teman korban.

Sementara itu, keributan antara penonton juga terjadi setelah pertandingan usai. Yakni di luar stadion. Lagi-lagi mereka saling lempar batu. Petugas kepolisian kemudian memisahkan dua kelompok suporter itu supaya kericuhan segera bisa terkendali.

Selain mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka, suporter PSIM tertahan di dalam stadion Bumi Wali Tuban beberapa jam. Pasalnya, beberapa kelompok dari pendukung Persatu mencoba untuk menunggu suporter PSIM keluar dari stadion. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar