Olahraga

Babak 8 Besar Piala Presiden 2019

SNC10 Berambisi Patahkan Rekor Persela di Surajaya

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapten Madura United FC, Slamet Nurcahyo berambisi mematahkan rekor Persela Lamongan yang sulit dikalahkan di kandang mereka, Stadion Surajaya, Lamongan.

Sebab dari tiga laga yang digelar di markas Laskar Joko Tingkir, Laskar Sape Kerrab hanya mampu meraih hasil terbaik dengan torehan bermain imbang 1-1 pada kompetisi Liga 1 musim 2018 lalu.

Sementara dua laga lainnya di Surajaya, Lamongan, tim asal Pulau Garam selalu gagal mendulang poin. Masing-masing kalah dengan skor tipis 2-1 pada TSC 2016, serta kembali menyerah dengan skor 2-0 pada kompetisi Liga 1 2017 silam.

Namun keduanya bakal kembali bentrok pada laga bertajuk ‘hidup mati’ Derby Jawa Timur, pada babak delapan besar Piala Presiden 2019 yang dijadwalkan kick off pukul 18:30 WIB, Minggu (31/3/2019) mendatang.

Dari itu, pemain yang akrab disapa SNC10 menginginkan laga tersebut bakal menjadi momentum bagi timnya untuk mematahkan rekor pertemuan. Sekaligus memastikan langkah menuju babak semi final turnamen yang digelar sejak 2015 silam.

“Memang beberapa kali pertemuan, kami belum bisa menang di kandang Persela. Saat ini kami ingin Madura United mematahkan rekor itu, kami harus menang supaya bisa melajut ke semifinal Piala Presiden,” kata Slamet Nurcahyo, Jum’at (22/3/2019).

Tidak hanya itu, dirinya juga mengaku penasaran dengan skuad binaan Aji Santoso yang selalu menjadi batu sandungan bagi timnya. “Secara materi, Madura United sebenarnya tidak kalah dari Persela. Apalagi sekarang pemain juga lebih bagus dari sebelumnya, mungkin itu juga membuat Persela semakin termotivasi menang,” ungkapnya.

“Namun di sisi lain Persela itu termasuk tim yang susah diprediksi, terkadang mereka punya tren bagus dan akan menanjak. Dengan situasi sekarang, sangat mungkin Persela melanjutkan tren itu. Tapi kami harus waspada dan selalu siap dengan kondisi apapun,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar