Olahraga

Piala Presiden 2019

Ricuh, Pelatih Tira Persikabo Minta Maaf

Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Dharmawan

Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Dharmawan meminta maaf atas insiden penyerangan wasit yang dilakukan oleh anak asuhnya.

Pelatih yang kerap disapa RD ini mengaku sangat menyayangkan insiden tersebut. Namun ia juga tidak menyalahkan pemain yang melakukan penyerangan, karena ada alasan yang membuat mereka melakukan hal itu.

“Ada beberapa insiden, saya pribadi sebagai pelatih minta maaf. Saya rasa kalau lihat asal muasalnya wajar dan mungkin pemain kami juga terlalu emosi. Makanya mewakili tim, saya minta maaf,” kata RD usai pertandingan.

RD menjelaskan, kejadian ini bermula saat keputusan wasit memberikan penalti kepada Persebaya pada menit 87. Saat itu Abduh Lestaluhu dituduh menjatuhkan Osvaldo Haay di kotak penalti. “Sebetulnya saya tidak bisa komentar soal penalti, karena saya belum melihat video langsung. Tapi pemain tersulut emosinya dari situ,” ujar dia.

Setelah penalti, amarah pemain Tira Persikabo kembali terbakar. Pada menit 89 wasit tidak menganggap pelanggaran saat Ciro Henrique disliding oleh M. Hidayat. Malah saat kejadian itu, Persebaya mampu mencetak gol ketiganya.

Melihat hal itu, pemain Tira Persikabo kembali memprotes wasit sampai menghadiahi dua kartu merah ke pemain asuhan RD, yakni Rifad Marasabessy dan Manahati Lestusen. “Saya kenal wasit itu (Handri Kristanto), dia memang begitu dari dulu. Mangkanya saya tadi bisikin dia (nggak kapok lakukan hal ini lagi),” ucap RD.

Pertandingan antara Persebaya melawan Tira Persikabo merupakan babak delapan besar Piala Presiden 2019. Dalam pertandingan di GBT (Gelora Bung Tomo) Surabaya itu, Persebaya mengalahkan Tira dengan skor  3-1. Dengan hasil itu, Persebaya melaju ke semi final. [way/suf]

 

[way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar