Olahraga

Resmi, Achmad Choirullah Pimpin Muay Thai Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kepengurusan Cabang Olahraga Muay Thai (MI) Kabupaten Banyuwangi resmi terbentuk. Tak hanya itu, pembentukan yang dilakukan melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) tersebut juga menunjuk seorang pemimpin baru.

Dalam keputusan yang diambil oleh masing-masing voters, merujuk pada salah satu nama yakni Achmad Choirullah. Pria yang sempat menjadi Plt. Kadispora Banyuwangi itu resmi memimpin cabang olahraga Muay Thai di Bumi Blambangan.

“Terima kasih, ini amanah yang diberikan oleh klub dan anggota. Sebelumnya, Muay Thai ini sudah berkiprah di kancah provinsi dan nasional, tapi belum memiliki kepengurusan yang sah. Dan kali ini telah resmi memiliki kepengurusan dan disahkan oleh Pengprov Muay Thai Jatim,” kata Achmad Choirullah, Senin (11/2/2019).

Ke depan, kata Choirullah, pihaknya tak segan akan membawa panji Muay Thai Banyuwangi lebih membumi. Salah satunya mengenalkan olahraga beladiri asal Negeri Gajah Putih tersebut ke seluruh penjuru Banyuwangi.

“Yang jelas, dalam waktu dekat kita memiliki program yakni pembinaan akan lebih diutamakan. Kita juga akan mengenalkan olahraga ini, dengan harapan pembinaan-pembinaan agar lebih maksimal,” ungkapnya.

Pembentukan dan penunjukan ketua Muay Thai Banyuwangi juga disaksikan langsung oleh Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Muay Thau (MI) Jatim, Dr. Wardy Azhari Siagian. Pihaknya meyakini meski terbilang baru di publik Banyuwangi, namun prestasinya cukup mumpuni.

“Meski Muay Thai di Banyuwangi belum menjadi bagian dari cabor resmi, tapi prestasi yang diukir cukup baik. Contohnya, atlet di sini sudah mengantongi prestasi tidak hanya di tingkat provinsi, tapi sudah di level nasional,” kata pria yang biasa di sapa Wardy ini.

Wardy berpesan, dalam waktu dekat event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menjadi tolak ukur cabor dan atlet ini berkiprah. Hasilnya, kedepan mampu menjadi pertimbangan untuk event lain yang lebih besar.

“Saya yakin atlet di Banyuwangi ini dapat berbicara banyak di Porprov. Kalau konsisten dan baik, kalau 2 medali saja mudah diraih. Satu lagi, nanti setelah ini ada event PON. Dan di Pra PON nanti yang diambil adalah juara-juara di Porprov, semoga dari Banyuwangi ada yang mewakili,” pungkasnya. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar