Olahraga

Puasa 18 Jam, Ini Pengalaman Brylian Aldama Tim Garuda Select

Surabaya (beritajatim.com) – Berada di negera yang berbeda waktu membuat tantangan tersendiri bagi Brylian Aldama di bulan suci ramadan ini. Pasalnya pemain bajol ijo U16 ini harus menjalani puasa selama 18 jam.

Selama 18 jam berpuasa di Inggris, Brylian mengaku tetap senang menjalaninya. Karena ini adalah kewajiban bagi seorang muslim.

“Ini kewajiban yang harus dijalani. Meski waktunya berbeda sama di Indonesia, tapi gimana lagi, saya harus jalani saja paling kalau di sini ada kegiatan tidak kerasa puasanya,” kata Brylian, Selasa (7/5/2019).

Saat ini Brylian tengah berada di Kota Brimingham Inggris. Ia bersama 24 pemain lainnya asal Indonesia memang sudah berada di Inggris sejak pertengahan Januari lalu.

Selama di sana, Brylian dkk memang digembleng untuk berlatih dan bertanding, dan tidak hanya di satu kota saja tapi hampir keliling Inggris.

Hanya saja saat bertanding, Brylian mengaku tidak menjalani puasa. Sebab akan mempengaruhi performanya di lapangan. Untuk itu selama tidak ada pertandingan ia tidak mau meninggalkan kewajiban berpuasa tersebut.

“Ini adalah pengalaman baru saya di Inggris, momen puasa. Tapi saat tanding saya tidak puasa,” ujar pemain jebolan kompetisi Elite Pro U-16 Persebaya ini.

Kabarnya, tanggal 16 Mei mendatang, Brylian akan tiba di Surabaya. Ia juga diproyeksikan akan masuk ke skuat Bajul Ijo seniro untuk kompetisi Liga 1 2019.

“Kemungkinan tanggal 16 sudah tiba di Surabaya, dan kalau masuk pemain senior doakan saja, semoga bisa,” ucap dia.

Seperti diketahui, sebanyak 24 pemain sepak bola berusia di bawah usia 16 tahun, yang sebagian besar merupakan pemain Timnas U-16, dikirim untuk berlatih dan berkompetisi di Inggris dalam program bernama “Garuda Select”.

Program ini digagas Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan mitra komersialnya SuperSoccer TV, demi meningkatkan kemampuan teknis dan non-teknis. [Way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar