Olahraga

PT LIB Beri Catatan Stadion Brawijaya Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Menjelang bergulirnya Kompetisi Liga 2 PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan verifikasi terhadap Stadion Brawijaya Kota Kediri. Stadion yang terletak di Kelurahan Banjaran, Kota Kediri menjadi home base skuad Macan Putih.

Dua perwakilan PT LIB meninjau seluruh bagian stadion. Mereka didampingi Purwanto, sebagai Penanggung jawab lapangan, Widodo, Ketua Panpel serta Canda Adi Surya, Media Officer Persik Kediri. Peninjauan tersebht terkait fasilitas sebagaimana aspek kelayakan untuk menggelar sebuah pertandingan. “Beberapa Spot yang kita verifikasi khususnya untuk Liga 2 itu, ke lapangan, terus di pagar dan di ruangan,” kata staf kompetisi PT Liga Indonesia Baru, Somad.

Somad menyatakan, Stadion Brawijaya terbilang layak. Tapi hasil pengecekan hari ini tim masih menemukan beberapa catatan. Seperti toilet di ruang ganti pemain hingga pagar yang rusak di laga uji coba menghadapi Persita kemarin.

“Dari beberapa spot yang sudah dicek masih banyak kekurangan, tapi mungkin masih ada waktu dari teman-teman klub Persik Kediri untuk memperbaiki kerusakan kerusakan atau yang sedang dalam proses renovasi ini,” imbuhnya

Pihaknya berharap perbaikan yang dilakukan manajemen Persik Kediri ini dapat rampung sebelum kompetisi bergulir, 15 Juni 2019 nanti. “Tanggal 31 Mei ini kita minta untuk report dari Persik Kediri terhadap apa-apa yang sudah diperbaiki, harapan kami bisa selesai sebelum Kick Off nanti,” imbuhnya.

Menurut Panpel Persik Kediri, catatan yang diberikan oleh tim verifikator tersebut, antara lain meliputi tempat kencing berdiri (Urinoir) diruang ganti pemain, meja tribun media, tempat untuk wawancara pemain di lorong menuju ruang ganti, medis untuk penonton, rumput, serta lampu yang masih mati dibeberapa bagian.

“Kita akan segera penuhi itu. Pagar ini target kita tanggal 25 (Mei) sudah selesai. Papan nama stadion juga minggu depan selesai. Pak Purwanto juga sudah bilang, untuk rumput akan disterilkan selama 20 hari. Sehingga nanti yang bermain di Brawijaya akan nyaman,” kata Ketua Panpel, Widodo.

Untuk lampu penerangan, menurut Widodo juga akan segera dilakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab matinya 19 lampu di stadion tersebut. “Sementara ini ada 19 lampu yang mati, tapi tidak semuanya mati, ada yang jaringannya rusak. Kita sudah sampaikan ke pihak terkait.”

Diajang kompetisi Liga 2 2019 ini, tim berjuluk Macan Putih menargetkan finish di papan atas. Dengan komposisi tim yang merata, Persik optimis tak sekedar mampir dan bertahan di kasta kedua tersebut. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar