Olahraga

Pitch Invasion Bonek Ibarat Letusan Kecil Gunung Bawah Laut

Surabaya (beritajatim.com) – Aksi serbuan Bonek ke dalam lapangan atau pitch invasion saat pengujung pertandingan Persebaya melawan Madura United di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (19/6/2019) lalu, harus mendapat perhatian manajemen klub.

“Mungkin semua ibarat letusan kecil gunung bawah laut yang sudah lama mengeluarkan butiran abu bercampur euforia sesaat Bonek yang hadir di stadion, tapi manajemen kurang sigap merespon,” kata Muhammad Marzuki, pegiat Bonek Rescue Unit, sebuah unit aksi kemanusiaan dan SAR yang didirikan Bonek.

Bonek kesal melihat permainan Persebaya amburadul. “Terutama melihat sektor depan yang terlalu percaya diri hanya mengontrak satu pemain striker murni dan pelatih lebih suka menumpuk pemain di sektor tengah gelandang serang. Pelatih kurang jenius menerapkan strategi tiap laga,” kata Marzuki.

Marzuki berharap jajaran manajemen merespons apa yang terjadi sekarang. “Saya sedikit lega dengan kembalinya David da Silva walau telat. Jangan pelit belanja pemain bagus, karena Bonek tidak pernah pelit belanja produk-produk Persebaya Store dan beli tiket masuk stadion,” kata pria asal Waru, Sidoarjo, ini.

Apa solusinya? “Manfaatkan pemain yang terlanjur dikontrak sampai bursa transfer kembali dibuka. Bermainlah seperti pejuang: main dari hati bukan materi dan gaji. Sama halnya suporter yang telah banyak mati demi menyaksikan permainan Persebaya yang dikagumi. Strategi pelatih kurang kreasi harus dibenahi,” kata Marzuki. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar