Olahraga

Pesan Bupati Anas untuk Kontingen Banyuwangi di Porprov Jawa Timur 2019


Banyuwangi (beritajatim.com)
– Ratusan kontingen Banyuwangi yang akan bertanding di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019, resmi diberangkatkan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Selasa (2/7/2019). Senandung shalawat mengiringi pemberangkatan itu.

“Semoga kontingen Banyuwangi Banyuwangi yang bertanding di Porprov menjadi atlet yang penuh syukur dan bahagia,” ucap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anas juga berpesan agar para atlet mampu membawa identitas dan nama baik daerah. “Jaket ini jangan dianggap hanya sekedar jaket. Tapi, jadikan jaket Porprov ini identitas. Tunjukkan atlet Banyuwangi mampu membangun persaudaraan pada atlet lain dan menunjukan jika warga Banyuwangi itu ramah,” pesan Anas.

Lebih lanjut, kata Anas, kontingen Banyuwangi diminta untuk fokus pada prestasi. “Kalau mengatakan dana berapapun pasti akan kurang. Tapi bersyukur akan membuat kuta bahagia. Karena Orang yang uangnya banyak, gaji banyak belum tentu bahagia,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto mengatakan, atlet yang bertanding di Porprov VI ini sebanyak 370 orang. Mereka siap menunjukkan prestasi dan membawa harum nama daerah Bumi Blambangan.

“Kita akan mengikuti Porprov di 4 kabupaten, Gresik, Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro. Tahun ini sebanyak 371 orang, ini ada 40 persen karena ada sebagian atlet yang sudah main pada tanggal 1 – 13 Juli. Ada juga yang TC, untuk pemantapan semua atlet,” jelasnya.

Michael berharap pada pemeberangkatan ini agar seluruh atlet mendapat dorongan semangat dan motivasi. Terutama, suntikan moral dari Bupati Abdullah Azwar Anas.

“Mudah-mudahan bapak bupati memberi dorongan semangat pada atlet. Atlet juga harus menunjukkan semangat jangan sampai melorot pada 4 tahun lalu. Yang jelas, kita siap meraih sukses dan prestasi di Porprov,”

“Kita patut berterima kasih kepada  Bapak Bupati, karena pendanaan biasanya bulan 10 baru cair, tapi kali ini sudah lebih cepat pencairannya,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Michael, seluruh atlet harus melecut semangat untuk meraih prestasi. Terlebih ada suntikan semangat berupa reward bagi atlet telah menanti.

“Karena, atlet yang mendapat prestasi bukan hanya untuk Banyuwangi tapi juga pribadi. Sekarang atlet jangan mikir uang di sana, tapi yang penting prestasi.
Dulu setiap atlet mendapat Rp 2,5 juta, tapi karena terbatas, semoga pak bupati akan memberikan reward kalau berprestasi,” pungkasnya.

Dalam pemberangkatan atlet ini juga dirangkai dengan penyerahan dana hibah senilai Rp 2,75 Milyar kepada KONI dari APBD Banyuwangi. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar