Olahraga

Persela Ditahan Imbang Persipura 2-2

Lamongan (beritajatim.com) – Tuan rumah Persela Lamongan kembali gagal memetik poin penuh saat menjamu Persipura Jayapura di laga lanjutan kompetisi Liga 1 yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (23/5/2019) malam. Dalam laga tersebut Persela bermain imbang 2-2 atas tamunya Persipura.

Kedua gol Persela dicetak oleh Rafael Gomes de Oliviera menit ke 38 dan Muhammad Ridwan menit ke 87. Sedangkan dua gol Persipura diciptakan Titus Bonai menit ke 13 dan Boaz Sallosa menit ke 40. Dalam pertandingan itu, Persipura terpaksa bermain 10 orang setelah Marinus Wanewar mendapat kartu merah menjelang babak kedua  berakhir.

Sejak kick off babak pertama dimulai, kedua kesebelasan masih meraba-raba untuk menyerang. Aliran bola banyak bergulir di lini tengah. Meski bertindak sebagai tim tamu, Persipura lebih banyak menekan pertahanan Persela. Terbukti, tim yang berjuluk ‘mutiara hitam’ itu memperoleh sepak pojok sebanyak tiga kali.

Di menit ke 13 pemain Persipura Titus Bonai mampu menjebol gawang Persela yang dikawal Dwi Sasmito melalui sundulan kepala. Titus memanfaatkan umpan lambung dari Marinus Wanewar. Sehingga, kedudukan berubah menjadi 0-1 untuk Persipura.

Tertinggal satu gol, membuat pemain Persela tersentak dan berusaha mengejar ketinggalan. Sebaliknya, Persipura lebih banyak melakukan ball possition di lini tengah. Persipura memperoleh peluang saat melakukan serangan balik. Diawali dari gerakan Oh Inkyun yang melakukan umpan satu sentuhan. Sayang, umpan crossing-nya gagal dimanfaatkan oleh Boaz Sallosa.

Persela memperoleh peluang saat tendangan bebas Kei Hirose yang menukik tajam, namun mampu ditepis kiper Persipura Mariyo Fabio Londok. Terlalu asyik menyerang, Persela nyaris kebobolan lagi. Tendangan Titus Bonai masih melambung di atas gawang Persela.

Menit ke 31 pemain Persela asal Brazil Rafael Gomes de Oliveira yang mendapat umpan terukur melakukan solo run. Sayang tendangan mendatarnya sehingga masih bisa ditepis kiper Persipura. Persela akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke 38 melalui Rafael Gomes de Oliviera setelah lolos dari jebakan offside. Sehingga, kedudukan menjadi sama kuat 1-1.

Saat kedudukan sama kuat 1-1 pemain timnas Persipura Boaz Sallosa kembali mencetak gol di menit 40. Gol itu akibat kesalahan bek Persela Eki Taufik. Kedudukan berubah lagi menjadi 1-2 untuk Persipura. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua Persela yang tertinggal dua gol berusaha meningkatkan serangan. Namun, kuatnya pertahanan Persipura membuat tim asuhan Aji Santoso gagal menciptakan peluang. Untuk meningkatkan daya dobrak, pelatih Persela Aji Santoso menarik Yohanis Nabar lalu memasukkan Sugeng Effendi.

Persela lagi-lagi memiliki peluang emas. Yakni, saat Sugeng Effendi melakukan solo run di pertahanan Persipura. Namun, umpan terukur yang dimanfaatkan Rafael Gomes de Oliviera melalui tendangan mendatar hanya melenceng tipis.

Gol yang ditunggu Persela akhirnya terjadi di menit ke 87 melalui Muhammad Ridwan. Pemain yang baru masuk ini memanfaatkan bola muntah yang dilakukan Sugeng Effendi. Kedudukan berubah lagi menjadi sama kuat 2-2.

Menit ke 87 pertandingan sempat terhenti setelah terjadi kericuhan antara pemain Persipura dengan Persela. Namun, pertandingan bisa dilanjutkan kembali setelah ditenangkan oleh masing-masing pemain. Imbasnya, pemain Persipura Marinus Wanewar diganjar kartu merah. Hingga babak kedua berakhir kedudukan tetap sama kuat 2-2.

Menanggapi hasil seri 2-2 ini pelatih Persipura Luciano Leandro menuturkan, pertandingan sangat bagus. Kedua tim sama-sama menyerang. Tapi, pemain Persipura menurut Luciano sering hilang konsentrasi. Kendati ada beberapa peluang yang diciptakan.

“Babak pertama bola dari kaki ke kaki lebih cepat. Tapi babak kedua pemain hilang konsentrasi sehingga tercipta gol balasan tuan rumah. Hasil seri 2-2 cukup bagus,” tuturnya.

Sementara pelatih Persela Aji Santoso menyatakan pertandingan lawan Persipura sangat berat meski pihaknya dapat satu poin di kandang sendiri. Gol tim lawan terjadi karena error pemain.

“Gol Persipura karena faktor individual error. Meski sangat berat mengangkat mental pemain. Ini yang paling berat. Poin satu kami syukuri buat pertandingan selanjutnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar