Olahraga

Persebaya Ternyata Tak Selalu Memusuhi Sepakbola Belanda

Foto dok pribadi

Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya pada masa-masa awal pendirian pada 1920-an ternyata tak selamanya memusuhi Belanda dalam urusan sepakbola.

Hal ini dikemukakan Rojil Nugroho Bayu Aji, sejarawan sepakbola Surabaya yang juga dosen pendidikan sejarah Universitas Negeri Surabaya, Selasa (16/7/2019).

“Saat PSSI dan klub di daerah memutuskan vis a vis dengan NIVB. Persebaya (SIVB) di Surabaya justru meminta untuk tidak vis a vis,” kata pria yang setengah mati menyukai Juventus ini.

NIVB adalah organisasi sepakbola bentukan Belanda. Persebaya tidak merasa ada persoalan dengan SVB, klub sepak bola Surabaya bentukan Belanda. “Malah mereka seringkali sparring dan SIVB memakai lapangan klub-klub anggota SVB untuk bertanding,” kata Rojil.

Rojil bercita-cita menuliskan sejarah Persebaya dan klub-klub pendiri Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia pada era kolonial. “Yang terberat adalah mencari arsip pendiriannya, karena dari situ akan terlihat untuk apa dan bagaimana klub itu didirikan secara valid,” katanya.

“Beberapa pendirian klub Belanda di Indonesia bisa ditemukan arsipnya di Arsip Nasional. Namun klub-klub Bumiputera belum bisa ditemukan,” kata Aji. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar