Olahraga

Pelatih PSIS Akui Keunggulan Madura United atas Timnya

Winger Madura United FC, David Laly mencoba melewati pemain PSIS Semarang pada Pekan Ke-16 Liga 1 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Sabtu (24/8/2019). [Foto: Hendra Madura United for beritajatim.com]

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah mengakui kekalahan timnya dari Madura United FC pada laga pekan ke-16 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Sabtu (24/8/2019) malam.

Pada tersebut, gawang timnya yang dikawal Joko Ribowo kebobolan 3 gol tanpa satupun gol berhasil dicetak ke gawang Laskar Sape Kerrab. Tiga gol tuan rumah dicetak Al-Fath Fatier, David Laly dan gol bunuh diri Patrick Mato, sekaligus membuat timnya gagal merealisasikan tekat mencuri poin di markas lawan.

“Seperti yang kami sampaikan, bahwa kami masih baru di PSIS. Kami akui Madura jauh lebih bagus, selamat untuk Madura (United),” kata Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, usai pertandingan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengakui saat ini memiliki tugas berat untuk segera melakukan evaluasi terhadap tim yang ditanganinya. “Banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang harus segera kami benahi, di laga ini kami juga tidak punya stopper dan striker,” ungkapnya.

“Tapi hal itu bukanlah alasan, kami masih seminggu di PSIS dan kami akan perbaiki kedepan. Khususnya di putaran kedua mendatang. Karena itu menjadi tantangan bagi kami untuk lebih baik kedepan,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar