Olahraga

Penampilan Makin Merosot

Pelatih Persebaya: Amido Balde Akan Dievaluasi Khusus

Surabaya (beritajatim.com) – Penampilan Amdio Balde yang semakin menurun  membuat Djanur lebih tegas untuk menperbaiki striker bertubuh tinggi semampai ini. Perbedaan yang menonjol terlihat dari performa awal saat penyisihan Piala Indonesia permainan Balde cukup memukau namun setelah masuk di kompetisi semakin memburuk.

Bahkan di pertandingan kemarin, saat menghadapi Madura United, di babak 8 besar Piala Indonesia, Amido Balde hanya dimainkan selama 52 menit.

Hasilnya setelah Amido Balde ditarik keluar dan digantikan oleh Osvaldo Haay penampilan Persebaya lebih berfariatif. Bahkan mereka mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-54 berkat gol Osvaldo.

Pelatih Persebaya, Djajang Nurdjaman memberikan penilaian tentang performa Amido Balde. Ia mengakui permainan striker dengan tinggi 193 cm itu terus menurun.

“Kelihatan sekali di babak kedua, perubahan jelas sekali, karena Osvaldo bermain di depan mau lari. Sementara Balde terlalu gampang di-marking, karena memang dia minim pergerakan,” kata Djanur sapaan akrabnya.

Sementara kalau dibandingkan antara Balde dan Osvaldo tentu jauh berbeda. Meski pemain asal Guinea-Bissau itu memiliki postur tinggi besar, namun pemain tersebut jarang pegang bola, karena pergerakannya gampang dibaca oleh lawan.

Bahkan kemarin, agar bisa lepas dari marking lawan Balde sampai turun ke area tengah. Tentang pergerakan tersebut, Djanur menyebut itu inisiatif Balde sendiri agar tidak diikuti pemain belakang Madura United.

“Sebetulnya itu (turun terlalu jauh) upaya dia. Tidak ada instruksi untuk dia jauh turun lebih ke belakang. Tapi itu upaya dia untuk keluar dari marking lawan,” ujar pelatih asal Majalengka ini.

Tapi setelah bola di pegang oleh pemain sayap, lagi-lagi permainan Persebaya gampang di tebak. Karena Balde pasti mencari posisi di kotak penalti untuk menerima umpan lambung.

Namun, saat Balde tidak ada, hampir permainan Persebaya sulit dibendung. Karena Bajul Ijo mampu lebih fariatif, mulai dari serangan tengah, kiri kanan.

“Tapi ketika bola sudah di kiri-kanan ia pasti akan lari ke tengah kotak penalti, Sayangnya dia (Balde) ketinggalan dan tidak bisa memanfaatkan umpan tersebut jadi gol. Itu menjadi evaluasi kami,” ucap Djanur.

Saat ini, Amido Balde menjadi sorotan setelah tiga laga awal Persebaya Surabaya yang ia mainkan (hadapi Bali United, Kalteng Putra, dan Madura United) tak satupun cetak gol. Bahkan penampilannya semakin menurun. [way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar