Olahraga

Pelatih Madura FC : Fisik Pemain Kedodoran di Babak II

Sumenep (beritajatim.com) – Pelatih Kepala Madura FC, Eduard Tjong menilai permainan anak asuhnya di babak kedua memburuk. “Masuk babak kedua tadi, permainan anak-anak kacau. Sama seperti laga perdana lawan Bogor FC kemarin,” katanya.

Laga lanjutan Liga 2 Indonesia 2019 antara Madura FC kontra Persewar Waropen di Stadion A. Yani, Sumenep, Kamis (27/06/2019) berakhir dengan kedudukan imbang 1-1.

Gol Madura FC diciptakan oleh pemain nomor punggung 95, Angga Febriyanto di babak pertama. Sedangkan gol Persewar merupakan gol bunuh diri yang juga dilakukan Angga Febriyanto di menit akhir babak kedua.

“Permainan anak-anak di babak kedua memang tidak bagus. Skema permainan hilang. Berkali-kali dapat bola, tapi dibuang,” ungkapnya.

Ia menilai hal itu sebagai buntut kelelahan fisik pemainnya memasuki babak kedua. Akibatnya, pola permainan pendek-pendek tidak berjalan seperti seharusnya. “Ada beberapa posisi yang hilang, terutama sayap. Di babak kedua tadi, kita digempur di sayap. Bola sampai masuk ke gawang sendiri. Harusnya gak perlu itu. Kan kita sudah menguasai bola,” tandasnya.

Pertandingan Madura FC vs Persewar

Kesalahan-kesalahan tersebut, lanjut Eduard, akan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan tandang berikutnya ke Martapura. “Ini PR besar kita, bagaimana kesalahan seperti tadi tidak terulang. Nanti akan dievaluasi lagi bagaimana pertahanannya, bagaimana mengatur tempo permainan. Perjalanan musim kompetisi ini masih panjang,” paparnya.

Sementara salah satu pemain Madura FC, Ferry Aman Saragih mengaku siap untuk memperbaiki permainan tim di pertandingan-pertandingan berikutnya.  “Semoga kami bisa meraih poin saat bertandang di kandang lawan,” harapnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar