Olahraga

Neymar Kritik Pemain Muda PSG

Paris (beritajatim.com) – Pemain depan Paris Saint-Germain (PSG) Neymar Jr mengkritik pemain muda di timnya, setelah kalah dari Rennes di pertandingan Final Piala Liga Perancis, di Stadion Stade de France, Ahad (28/4) dini hari. Neymar menilai para pemain muda harus lebih menghormati para pemain senior di PSG.

“Kita harus lebih seperti pria sejati di ruang ganti, kita harus lebih bersatu. Saya melihat banyak pemain muda yang punya potensi, tetapi mereka kurang memiliki telinga dan lebih banyak mulut,” ujar Neymar dalam wawancara setelah pertandingan.

Neymar mendesak rekan-rekan setimnya yang lebih muda untuk lebih banyak mendengarkan anggota tim yang lebih tua dan lebih berpengalaman. “Mereka harus mendengarkan lebih dari yang mereka bicarakan. Kadang-kadang saat orang yang lebih berpengalaman berbicara, mereka menjawab balik. Pelatih itu sendiri yang berbicara, dan mereka membalas. Ini bukan bagaimana tim melangkah terlalu jauh,” katanya.

“Kami lebih berpengalaman, jadi mereka harus lebih menghormati kami. Lebih banyak mendengarkan. Aku juga melakukan hal yang sama ketika aku memulai sebagai pemain,” tegasnya.

Stade Rennes berhasil mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dalam final Piala Perancis di Stade de Frances, Ahad (28/4) dini hari WIB. Rennes berhasil come back setelah sempat tertingga jauh dari PSG di babak pertama, dan menyamakan kedudukan 2-2 sebelum akhirnya menang lewat drama adu penalti dengan skor 6-5.

PSG yang menyandang status sebagai juara Ligue 1, tampil dominan di babak pertama. Les Parisiens telah unggul jauh pada pertengahan babak pertama lewat gol Dani Alves dan Neymar. Namun, Rennes berhasil bangkit pada babak kedua.

Gol bunuh diri dari bek PSG Presnel Kimpembe dan gol dari bek tengah Rennes Mexer, membuat skor menjadi imbang dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di tengah usaha untuk kembali unggul, penyerang PSG Kylian Mbappe justru mendapat kartu merah dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-118, PSG pun harus bermain dengan 10 orang.

Setelah dua kali babak perpanjangan waktu, kedua tim tetap bermain imbang, dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Lima pemain PSG dan Rennes sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor. Namun, gelandnag PSG Christopher Nkunku yang menjadi penendang ke enam gagal melakukan tugasnya, dan Rennes pun keluar sebagai juara.

Sementara pelatih PSG, Thomas Tuchel mengatakan dirinya perlu beberapa hari untuk mengevaluasi musim debutnya bersama PSG. Tuchel mengaku kehabisan kata-kata atas kegagalan pasukannya di final. “Sulit untuk dijelaskan, saya tidak punya penjelasan. Kami kehilangan konsentrasi,” katanya dalam konferensi pers. “Terlalu dini untuk menilai musim kami, aku perlu beberapa hari untuk memikirkannya,” ucapnya. [kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar