Olahraga

Menpora Desak PSSI Segera Bayar Bonus Persik Juara Liga 3

Kediri (beritajatim.com) – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta PSSI segera membayar hadiah bonus kepada Persik Kediri atas prestasi sebagai juara Liga 3 Nasional. Selain itu, ada dua pemain Persik menjadi top skor dan pemain terbaik kompetisi level tiga di Indonesia itu.

“Kalau itu sudah menjadi hak Persik, apalagi menjadi juara, saya kira PSSI harus segera membayar, tidak boleh lagi ditunda,” tegas Imam Nahrawi usai menjadi narasumber dalam acara matanajwa onstage di GOR Jayabaya, Kota Kediri.

Menpora mengultimatum badan yang mengurusi sepakbola di Indonesia ini agar tidak mengulangi kebiasaan lama. Yang ia maksud, menunda pembayaran hak bonus atau hadiah yang mestinya diberikan kepada klub.

“Jangan mengulangi kebiasaan lama yang dulu satu tahun kemudian baru diberikan. Apalagi klub itu tentu ingin eksis. Dan eksis itu harus sehat dari sisi keuangan, karena mereka akan mempersiapkan tim, melakukan perbaikan managemen, makanya menurut saya tidak boleh ditunda, harus segera dicairkan,” desak mantan DPR RI dua pereode dari PKB ini.

Menpora bahkan meminta kalangan wartawan untuk memberitakan molornya pemberian hak bagi skuad Macan Putih itu secara besar-besaran, sehingga PSSI membaca masalah tersebut. “Soal hak siar, bonus ini sudah direncanakan sejak awal oleh operator. Saya kira hal yang mudah bagi PSSI,” ucapnya.

Sementara itu, saat ditanya molornya pembayaran uang bonus kepada Persik tersebut apakah disebabkan oleh polemik yang terjadi di tubuh PSSI, lulusan S2 Universitas Padjajaran ini tidak menjawab.

Diberitakan sebelumnya, Managemen Persik Kediri pernah menagih hadiah bonus Liga 3 ke PSSI karena prestasi sebagai juara. Tetapi, managemen tim kebanggaan masyarakat Kota Kediri ini tidak mendapatkan jawaban yang pasti, hanya diminta untuk bersabar.

Seharusnya Persik berhak bonus sebesar Rp 300 juta karena menjadi juara Liga 3, dan hadiah Rp 15 juta untuk top skor yang diraih Septian Satria Bagaskara dan Rp 15 juta untuk pemain terbaik yang disandang Galih Akbar Febriawan. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar