Olahraga

Madura United Manfaatkan Jeda Internasional Tingkatkan Disiplin

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Rasiman memanfaatkan jeda internasional dengan melakukan koordinasi dan evaluasi intens terhadap kondisi timnya yang mengalami kesulitan untuk menang. Khususnya di tiga laga terakhir.

Sebab pada tiga laga terakhir, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab gagal mendulang poin. Kegagalan tersebut mereka derita kala bertandang ke markas PSM Makassar dan Arema FC, sementara kegagalan tandang mereka derita akubat kekalahan dari Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), beberapa waktu lalu.

Bahkan jajaran tim pelatih juga ikut serta membangun koordinasi dan komunikasi intens demi mengembalikan kondisi tim ke performa terbaik. “Satu sampai dua jam sebelum latihan, kami jajaran tim pelatih selalu menyiapkan diri mempersiapkan latihan. Bahkan kami juga cek semua pemain yang bisa atau tidak tidak bisa latihan,” kata Pelatih Madura United FC, Rasiman, Jum’at (15/11/2019).

Tidak hanya itu, persiapan matang di setiap latihan juga dilakukan demi menjaga kedisiplinan dan kualitas latihan. Sehingga para pemain diharapkan mendapat efek dari strategi tersebut. “Kedisiplinan ini juga kami tingkatkan, termasuk bagi jajaran tim pelatih,” ungkapnya.

“Prinsipnya jika (tim) pelatih sudah mulai disiplin, kedisiplinan pemain juga bisa lebih ditingkatkan. Strategi ini akan kita jalankan hingga jeda kompetisi ini usai (pasca jeda internasional),” tegas juru taktik asal Banjarnegara yang sempat menjadi Asisten Rahmad Darmawan di Sriwijaya FC.

Namun demikian, pihaknya menyampaikan jika hasil dari kerja keras yang diterapkan selama jeda internasional baru bisa dilihat di laga menjamu Bhayangkara FC di SGB, Jum’at (22/11/2019) mendatang. “Nanti kami bisa lihat Madura United comback stronger setelah jeda ini,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar