Olahraga

Kalahkan PSM 2-1 di Gelora Madura

Madura United Gagal Tembus Final Piala Indonesia 2018

Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal melaju ke babak final pasca kalah agregat gol dari PSM Makassar, pada laga semifinal Piala Indonesia 2018.

Seyogyanya Madura United sukses mengalahkan PSM Makassar dengan skor tipis 2-1 pada leg kedua babak semifinal di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Minggu (7/7/2019) sore. Sayang hasil tersebut tidak membuat mereka melaju ke babak final.

Unggul satu gol pada 45′ menit interval pertama, tak membuat tim tuan rumah menurunkan tempo permainan. Mereka terus menciba bermain terbuka guna menambah gol, guna memastikan langkah ke babak final turnamen yang digelar sejak 2018 lalu.

Tim tamu juga tidak mau kalah, mereka terus berupaya mengejar ketertinggalan dengan harapan yang sama. Sebab dengan tertinggal satu gol membuat kedua tim sama-sama memiliki agregat sama kuat, yakni 1-1, sebab pada laga leg pertama Madura menyerah dengan skor tipis 1-0 di markas PSM.

Kedua tim sama-sama menerapkan permainan terbuka, jual beli serangan berlangsung dalam tempo cepat, barisan pertahanan kedua tim juga sama-sama bekerja ektra keras meredam serangan dari para penyerang lawan masing-masing.

Namun keberuntungan kembali berpihak pada Laskar Sape Kerrab, Greg Nwokolo sukses memanfaatkan peluang dan merobek jala gawang Juku Eja, skor berubah 2-0 untuk tim tuan rumah, sekaligus menjadikan agregat berubah 2-1 untuk Madura United.

Kondisi tersebut membuat Pelatih Madura United, Dejan Antonic mulai melakukan rotasi dengan memasukkan sejumlah pemain yang memiliki tipekal permainan bertahan. Salah satunya perubahan menarik Slamet Nurcahyo dan memasukkan Guntur Ariyadi.

Upaya meredam agresifitas pemain PSM akhirnya gagal dipertahankan skor, sebab tim tamu justru meredam serangan dan membuat Eero sukses mencetak gol sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1, agregat kembali berubah 2-2 untuk kedua tim.

Hasil tersebut tentunya membuat pemain Madura United semakin tertekan, apalagi tercatat sebanyak 7.328 suporter Madura Bersatu memadati tribun dan mendukung mereka. Bahkan beberapa kali sebagian di antara mereka terlibat kontak fisik dengan pemain PSM.

Sayang memasuki masa injury time hingga 3′ menit babak tambahan waktu, skor tetap bertahan 2-1 untuk keunggulan Madura United. Namun hasil tersebut justru mengantarkan PSM ke babak final berkat raihan gol agregat dibandingkan tim tuan rumah. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar