Olahraga

Madura United Akhiri ‘Kutukan’ dari Persebaya

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Dejan Antonic bersyukur timnya bisa mengakhiri ‘kutukan’ kala bentrok melawan Persebaya Surabaya, khususnya pasca meraih kemenangan 2-1 pada leg kedua babak perempat final Piala Indonesia 2018, di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan, Kamis (27/6/2019) sore.

Terlebih pada laga tersebut, timnya juga memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala Indonesia 2018 berkat unggul agregat 3-2 atas Bajul Ijo. Sepasang gol Laskar Sape Kerrab dicetak Alberto Goncalves, sementara sebiji gol Persebaya dicetak Damian Lizio.

“Kita bersyukur bisa lolos (ke babak semifinal), sekaligus membalas kekalahan di (babak semifinal) Piala Presiden 2019,” kata Pelatih Madura United FC, Dejan Antonic, usai pertandingan yang disaksikan sebanyak 12.131 suporter dari dua kesebelasan.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi semangat juang timnya yang bermain tanpa lelah selama 90′ menit pertandingan berlangsung. “Persebaya menerapkan pressing ketat, dan stamina kita turun. Tapi yang pasti, kita sama-sama bermain terbuka dan menciptakan banyak peluang,” ungkapnya.

“Sayang pada laga ini, banyak pemain yang mengalami cedera dan kami tidak suka itu. Apalagi kita juga harus kembali berjuang di beberapa laga kedepan dalam waktu yang relatif singkat,” imbuhnya.

Namun pihaknya juga tidak lupa menyampaikan perlawanan yang diberikan Persebaya atas timnya, sekalipun pada akhirnya timnya yang sukses mengalahkan tim kebanggaan Bonek. “Persebaya bermain bagus, tapi kami juga bermain bagus,” tegasnya.

Disinggung soal sentilan Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman seputar dua pelanggaran di area terlarang timnya. Ia enggan memberikan komentar lebih jauh. “Wasit lebih tahu apa yang terjadi di lapangan, sementara kami berada di posisi cukup jauh dari apa yang dilihat wasit,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar