Olahraga

Lapangan Karanggayam Digembok, Kepala Bappeko Panggil Dispora

Surabaya (beritajatim.com) – Lapangan Karanggayam yang sedianya digunakan untuk kompetisi internal, Sabtu (22/6/2019), digembok. Akibatnya, agenda kompetisi internal Persebaya batal digelar. Padahal, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi sudah menegaskan bahwa Mess Persebaya dan Lapangan Karanggayam bisa dipakai untuk kompetisi internal Persebaya.

Bahkan, Eri juga yang membuka Mess Persebaya saat terjadi insiden pengusiran dan penggembokan Wisma Persebaya pada 15 Mei lalu. Eri pula yang berinisiatif merehab Mess Persebaya dan Lapangan Karanggayam.

Begitu penggembokan terjadi lagi pada Sabtu (22/6/2019), Eri yang juga Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) ini mengaku baru tahu dari laporan manajemen Persebaya. “Saya juga baru dapat info dari manajemen. Ini langsung saya koordinasikan sama Dispora malam ini juga. Kalau internal Persebaya memang bisa menggunakan Wisma Persebaya. Saya jamin,” katanya.

Eri mengakui bahwa Mess Persebaya dan Lapangan Karanggayam sedang direhab karena kualitasnya tidak standar untuk markas Persebaya atau pembinaan klub internal. Tapi, bukan berarti kompetisi internal tak bisa berjalan. “Kalaupun sekarang ada perbaikan di Mess Persebaya, bisa menggunakan lapangan lain yang dimiliki Pemkot Surabaya untuk kompetisi. Misalnya menggunakan Gelora Bung Tomo (GBT),” katanya.

Eri mohon maaf atas kejadian ini dan berjanji untuk segera menyelesaikan masalah dan mencari solusi dalan permasalahan ini. “Ini urgent karena terkait kegelisahan para orang tua yang tidak bisa melihat anaknya mengikuti kompetisi. Hal-hal semacam ini juga lah yang kerap jadi penghambat munculnya talenta baru sepak bola di Surabaya. Semoga besok kita sudah dapat solusi terbaik,” katanya. [ifw/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar