Olahraga

KONI Banyuwangi Tawarkan Jabatan Ketua ke Masyarakat

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ketua Komite Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi memastikan akan segera menggelar Musorkab dengan agenda memilih ketua umum baru. Kondisi ini menyusul, mundurnya Michael Edy Hariyanto yang akan segera dilantik menjadi anggota DPRD Banyuwangi.

Atas dasar itu, KONI Banyuwangi bergerak cepat menyusun langkah untuk mengisi pos ketua umum baru. Salah satunya membentuk tim kepanitiaan Musorkab dan rencana kegiatan pemilihan ketua umum.

“Rencananya, Musorkab akan kita gelar 1 September 2019. Ini juga agar kekosongan ketua tidak berlarut sehingga jalannya roda kepengurusan KONI Banyuwangi dapat segera berjalan,” jelas Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, Musorkab KONI Banyuwangi, Bonavita Dwijayanto, Rabu (14/8/2019).

Bonavita mengatakan, penjaringan dan penyaringan menjelaskan tentang proses, dasar hukum, kriteria calon dan syarat menjadi ketua umum. Jadwal dimulainya pendaftraan calon ketum KONI dimulai 14 Agustus 2019.

“Tanggal 13 Agustus kita sampaikan pemberitahuan umum di media masa. Kita memberikan kesempatan bagi siapa saja warga Banyuwangi, para penggiat olahraga, mereka yang berdedikasi dan pejuang olahraga di Banyuwangi,” katanya.

Akan tetapi, kata Totok, sapaan akrab Bonavita Dwijayanto, ada syarat khusus yang harus dipenuhi. “Selain punya dedikasi, yang jelas harus memiliki kemauan untuk memajukan olahraga di Banyuwangi. Syarat lain, tidak melanggar hukum, tidak sedang menjadi pejabat publik atau struktural di pemerintahan,”

“Pak Michael Edy Hariyanto mendapat amanah di DPRD Banyuwangi ini menjadi alasan untuk mengundurkan diri karena sesuai UU Nomor 3 tahun 2005 pasal 40, berisi Pengurus komite olahraga nasional, komite olahraga provinsi, dan komite olahraga kabupaten/kota bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik,” terangnya.

Syarat lain, lanjut Totok, bagi bakal calon ketua umum setidaknya memiliki pengaruh dalam hal olahraga. Calon harus membuktikan didukung minimal 10 cabang olahraga.

“Banyuwangi memiliki 34 cabor, 32 cabor resmi angota dan 2 masih proses. Sehingga minimal dukungan 10 cabor untuk bisa menjadi calon ketua KONI yang baru,” jelasnya.

Pendaftaran calon Ketum KONI dibuka 14-26 Agustus 2019, ditutup sampai pukul 14.00 WIB. Sehari kemudian, akan dilakukan proses verifikasi dan tanggal 29 Agustus 2019 akan diumumkan balal calon yang masuk kualifikasi dan akan maju di pencalonan. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar