Olahraga

Kenang BJ Habibie, Laga Madura FC vs Mitra Kukar Diawali Terbangkan Pesawat Kertas

Puluhan siswa, pemain Madura FC dan Mitra Kukar menerbangkan pesawat kertas

Sumenep (beritajatim.com) – Ada yang berbeda dalam ‘ceremony’ dimulainya laga Madura FC vs Mitra Kukar di Stadion A. Yani Sumenep, Jumat (13/09/2019). Tidak sekedar menyanyikan lagu Indonesia Raya, namun juga dilakukan mengheningkan cipta sejenak, mengenang wafatnya Presiden ketiga RI, BJ Habibie.

“Pemerintah telah menetapkan tgl 11-14 September sebagai hari berkabung nasional. Karena itu, semua laga yang berlangsung pada tanggal itu, wajib didahului dengan mengheningkan cipta untuk mengenang pak Habibiem selain itu, para pemain juga mengenakan pita hitam di lengan selama pertandingan berlangsung,” kata Manager madura FC, Januar Herwanto.

Tidak hanya itu, menandai dimulaimya laga lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion A. Yani Sumenep ini, ada 31 siswa SD yang dilibatkan untuk ikut menerbangkan pesawat kertas. “Kami memilih menerbangkan pesawat kertas ini sebagai simbol tentang pak Habibie. Semua orang di dunia mengenal pak Habibie sebagai Mr. Crack, ahli pembuat pesawat terbang,” ujar Januar.

Menurutnya, seremonial menebangkan pesawat kertas ini merupakan ucapan terima kasih kepada pak habibi sebagai bapak teknologi dan kebebasan demokrasi. “Ini adalah apresiasi mendalam kami terhadap beliau. Sosok pak Habibie, putra terbaik bangsa ini yang merintis pembuatan pesawat karya anak negeri,” ucapnya.

Januar juga berharap agar pemerintah memberi ruang yang lebih luas terhadap karya-karya anak bangsa. Misalnya dengan penggunaan pesawat CN-250 rintisan BJ Habibie. “Di dunia sepakbola pun sama. Kami berharap timnas lebih bangga menggunakan pemain lokal, dan tidak bergantung pada naturalisasi agar tidak menjadi timnas naturalisasi. Saatnya timnas bangkit. Saya yakin, cukup banyak anak negeri ini yang punya kemampuan mumpuni di dunia sepakbola,” tandasnya. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar