Olahraga

Kasus Atlet Senam, KONI Jatim Minta Menpora Evaluasi Atlet Pelatnas

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus kecurangan didalam dunia olah raga Indonesia menjadi salah satu problem yang masih belum bisa diselesaikan hingga kini. Bahkan hal ini tentu mengganggu prestasi atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan dan akan mengikuti kejuaraan dalam negeri maupun luar negeri.

Satu contoh terbaru adalan masalah pencoretan atlet senam lantai asal Kediri, Jawa Timur, Shalfa Avrila Siani yang gagal berangkat mengikuti Sea Games di Filipina dikarenakan pencoretan sepihak oleh pelatih pelatnas karena indisipliner dan performa menurun.

Ketua Koni Jatim, Erlangga Satriagung tentu menyikapi problematika ini, pasalnya ia pun dirugikan dengan adanya kecurangan-kecurangan seperti ini.

Erlangga mengatakan sistem pengelolaan pelatnas ini perlu diperbaiki dan akan sampaikan ke Menpora, Zainudin Amali. Pelatnas harus dilakukan evaluasi total karena banyak atlet dan pelatih yang cidera di Pelatnas.

“Saya akan bicara dengan Menpora, pelatnas harus dilakukan evaluasi total, karena banyak beberapa atlet  yang cidera di pelatnas karena adanya pengelolaan pelatnaa yang tidak merah putih. Ini kami akan usulkan beberapa acuan untuk kualitas atlet yang masuk ke Pelatnas,” ucap Erlangga Satriagung, Selasa (3/12/2019).

Lebih lanjut dikatakan Erlangga, kepentingan prestasi atlet adalah  menyelesaikan masalah ini untuk masa depan atlet setelah masuk pelatnas. Dan di harapkan untuk selanjutnya tidak akan ada persoalan yang seperti ini didalam tubuh pelatnas.[Way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar