Olahraga

Fachri Husaini Apresiasi Madura United

Kalian Telah Menyelamatkan Muka Liga Kita

Kapten Madura United FC, Asep Berlian berjibaku merebut bola pada laga kontra Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. [Foto: IG Borneo FC]

Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal membawa pulang poin pasca takluk 2-1 secara dramatis dari tuan rumah Borneo FC pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (19/9/2019) kemarin.

Pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Karrab tampil dominan sejak wasit meniup peluit tanda kick off, guna merealisasikan ambisi mencuri poin di markas lawan. Bahkan mereka sempat unggul pada menit 7′ melalui aksi Alberto Goncalves.

Hanya saja tim tamu terpaksa harus menyerah 2-1 dari tim tuan rumah Pesut Etam melalui aksi M Sihran Amrullah dan gol penalti kontroversial Lerby Eliandry pada penghujung laga, yakni pada menit 104′.

Apalagi sebelum Lerby mencetak gol melalui eksekusi penalti, para pemain Madura United sempat melakukan protes mogok bermain dengan menepi ke sisi lapangan. Terlebih wasit Nusur Fadilah memberikan keputusan kontroversial berupa penalti untuk tim tuan rumah.

Bahkan Kapten Madura United, Asep Berlian sempat memberikan ‘solusi’ dengan memperlihatkan VAR via handphone live streaming. Hanya saja, Wasit Nusur Fadilah bergeming dan tetap memberikan hadiah penalti untuk tim tuan rumah.

Keputusan Nusur Fadilah sekaligus mengingatkan pecinta sepakbola Madura Bersatu, yang sempat mendapatkan perlakukan yang sama ketika bertandang ke markas Arema FC, beberapa tahun lalu. Bahkan wasit Nusur tidak menggubris pelanggaran ‘tangan Tuhan’ Hamka Hamzah yang mengakibatkan Madura United gagal mendulang poin.

Kondisi tersebut sontak mendapat respon dari berbagai pihak, salah satunya mantan Pelatih Timnas Indonesia U19 Fachri Husaini. Salah satu legenda hidup Timnas Indonesia itu sangat mengapresiasi Madura United yang bersedia melanjutkan pertandingan hingga peluit akhir.

“Tidak mudah bagi pemain dan pelatih mengendalikan emosi ketika tim menerima hukuman penalti pada menit akhir laga. Terima kasih Beto, Ridho cs, coach Rasiman, coach Sandi, tim Madura United yang tetap bersedia melanjutkan laga. Kalian telah menyelamatkan muka liga kita,” tulis Fachri Husaini melalui akun Instagram.

Akibat hasil tersebut, Madura United gagal menyalip PS TIRA Persikabo di posisi runner up klasemen. Padahal tambahan tiga poin pada laga tersebut bakal mampu membuat mereka menggeser posisi TIRA di posisi dua klasemen sementara. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar