Olahraga

Leg 1 Semifinal Piala Indonesia 2018

Kalah Tipis, Madura United Gagal Curi Poin di Markas PSM

Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal merealisasikan ambisi mencuri poin di markas PSM Makassar, pada leg pertama Babak Semifinal Piala Indonesia 2018 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (30/6/2019) sore.

Pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab harus berjuang keras untuk merealisasikan ambisi mencuri poin. Mereka tampil agresif seperti yang ditunjukkan dalam beberapa laga sebelumnya.

Namun tim tuan rumah, Juku Eja tidak mau kalah, apalagi mereka bertanding di hadapan suporter sendiri. Mereka pun memberikan perlawanan dengan menerapkan prassing ketat kepada pemain tim tamu sejak menit-menit awal pertandingan.

Upaya tersebut terbilang cukup jitu, sebab Greg Nwokolo dan kawan-kawan tampak terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Beberapa kali pemain Madura United mendapat bola, pemain PSM pun sigap menyapu bersih sebelum dioper ke pemain lain.

Tidak hanya itu, PSM pun mencoba menerobos barisan pertahanan tim tamu yang bermain terbuka. Sehingga jual beli serangan pun berlangsung ketat, khususnya di sektor tengah tim. Apalagi PSM juga tidak memiliki beban pasca tersingkir dari turnamen internasional.

Benar saja, Zulham Zamrun sukses memecah kebuntuan dan merobek jala gawang Madura Unuted yang dikawal M Ridho Djazulie, pada menit 37′. Madura United tertinggal 1-0 dari tuan rumah PSM Makassar.

Tertinggal gol mebuat tim binaan Dejan Antonic termotivasi mengejar ketertinggalan sekaligus menyamakan skor, mereka semakin penasaran membongkar kuatnya barisan pertahanan PSM. Sayang hal tersebut belum mampu direalisasikan hingga 45′ interval pertama usai.

Memasuki babak kedua, Madura langsung tancap gas dengan bermain agresif guna mengejar gol. Upaya tersebut tidak mulus, sebab PSM justru tampil semakin waspada dengan mementahkan berbagai peluang yang dihasilkan tim tamu.

Permainan keras hingga cenderung kasar pun tampak melibatkan kedua tim, bahkan wasit pun beberapa kali mengeluarkan kartu kuning akibat tingginya tensi pertandingan. Namun hingga 90′ menit waktu normal, tidak satupun peluang dari kedua tim berbuah gol, skor pun bertahan 1-0 untuk kemenangan PSM. [pin]

Apa Reaksi Anda?

Komentar