Olahraga

Kalah dari Persela, Ini Alasan Pelatih Persebaya

Lamongan (beritajatim.com) – Diwarnai tujuh kartu kuning, Persela Lamongan berhasil menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0 di laga lanjutan kompetisi Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (23 /10/2019). Gol semata wayang dicetak oleh Malik Rizaldi di menit 63.

Sejak kick off babak pertama tuan rumah Persela Lamongan langsung menekan pertahanan Persebaya. Hasilnya, tuan rumah memperoleh tendangan sudut pertama.

Peluang pertama diperoleh oleh gelandang Persela Lucky Wahyu. Sayang, tendangan kerasnya dari bola muntah masih melayang di atas gawang Persebaya.

Persela kembali memperoleh peluang lewat Alex dos Santos yang memanfaatkan umpan lambung Kei Hirose. Namun, sundulannya masih lemah dan melenceng di sisi kanan gawang Persebaya.

Tuan Persela lagi-lagi mendapat peluang saat Malik Rizaldi mendapat umpan terobosan. Namun, kiper Persebaya Miswar Saputra masih mampu menyelamatkan gawangnya dari ancaman.

Terus ditekan, Persebaya mendapat peluang saat tendangan Oktafianus Fernando dari luar kotak penalti. Tendangan mampu ditepis kiper Persela.

Hingga babak pertama berakhir, kedudukan masih sama kuat 0-0.

Memasuki babak kedua, tim tamu Persebaya ganti menekan pertahanan Persela. Peluang diperoleh David da Silva melalui sundulan kepala setelah memperoleh umpan dari Irfan Jaya. Namun, sayang sundulannya masih bisa ditepis kiper Persela Dwi Kuswanto.

Persela mendapat peluang saat sundulan Alex dos Santos yang memanfaatkan tendangan sudut masih bisa diamankan kiper Persebaya.

Persela akhirnya membuka kebuntuan lewat Malik Rizaldi di menit 63 setelah memanfaatkan bola muntah dari tangkapan kiper Persebaya Miswar Saputra. Sehingga, kedudukan menjadi 1-0 buat Persela.

Tertinggal 1-0 membuat pemain Persebaya berusaha mengejar ketinggalan. Berkali-kali serangan pemain Persebaya yang dibangun kapten tim Ruben Sanadi masih mampu digagalkan pemain belakang Persela.

Persebaya nyaris menyamakan kedudukan saat David da Silva yang mendapat terobosan mampu mengontrol bola di kotak pinalti. Sayangnya, tendangan setengah volinya masih bisa dihalau pemain belakang Persela.

Menjelang babak kedua akan berakhir, kedudukan tetap tidak berubah 1-0 untuk kemenangan Persela.

Menanggapi kekalahan ini pelatih Persebaya Wolfgang Pikal menyatakan bahwa pertandingan berat recovery minim dan cuaca kurang serta energi pemain kurang.

“Kekalahan ini karena terakhir-akhir tidak pernah bermain dengan full team. Yang penting pemain bermain di lapangan,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih Persela Nil Maizar terkait dengan kemenangan ini mengatakan, mudah-mudahan kemenangan ini menjadi titik kebangkitan pemain.

“Kemenangan ini juga berkat semangat tempur pemain yang bermain kerja keras tanpa lelahn,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar