Olahraga

Kalah 6-0 atas Borneo FC, Pelatih PSMP: Rekor Terburuk Sepanjang Kompetisi 2018

Mojokerto (beritajatim.com) – PS Mojokerto Putra (PSMP) kalah 6-0 saat dijamu Borneo FC di Stadion Sigiri, Samarinda, Kalimantan Timur dalam babak 32 besar Piala Indonesia, Rabu (6/2/2019) malam. Hasil pertandingan tersebut dinilai tim pelatih sebagai rekor terburuk.

Pelatih Kepala PSMP, Jamal Yastro mengatakan, pertandingan berjalan lancar dan tidak ada pemain yang cedera. “Kalau di lihat hasil pertandingan, ini merupakan rekor terburuk dalam mengarungi kompetisi tahun 2018, 6 gol tanpa balas,” ungkapnya, Kamis (7/2/2019).

Masih kata Jamal, pasca libur kompetisi resmi, anak asuhnya tidak pernah latihan bersama. Saat menjamu Borneo FC di Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Selasa (39/1/2019) lalu, anak asuhnya baru berkumpul tiga sampai empat hari.

“Juga ada yang izin libur, dalam latihan tidak komplit kemudian harus datang ke Borneo. Borneo FC sangat perkasa, pemain semua dominan dari lini per lini. Mereka sangat agresif, kami tidak mengira seperti ini karena mereka semua bergerak,” katanya.

Pada menit akhir, tegas Jamal, anak asuhnya kebobolan. Menurutnya anak asuhnya bukan tidak fokus namun stamina yang kurang. Jamal mengucapkan selamat kepada Borneo FC yang sangat bermain agresif di kandang.

“Setelah ini kami serahkan ke manajemen sebenarnya kontrak sudah selesai tapi alhamdulilah para pemain masih mau bergabung untuk melaksanakan di luar ikatan. Pertandingan Piala Indonesia ini selesai, selanjutnya diserahkan ke manajemen,” tegasnya.

“Kita sebenarnya sudah memberikan perlawanan tapi Borneo dalam seminggu ini grafiknya sangat meningkat jadi kita kuwalahan mengimbangi permainannya. Ditambah stopper baru sehingga tim kami kuwalahan, mungkin juga stamina,” tambah salah satu pemain, Ade Christian Pratama.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar