Olahraga

Ini Alasan Kejaksaan Kosongkan Wisma Persebaya

Surabaya (beritajatim.com) – Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Surabaya mengakui mengamankan Aset Pemkot Surabaya berupa Wisma Persebaya alias Wisma Karanggayam. Pengosongan yang dilakukan Kejaksaan ini setelah mendapat kuasa dari Pemkot Surabaya.

Kasi Datun Kejari Surabaya, Arjuna Meganada menyatakan pengosongan tersebut berdasarkan
ketentuan PP no 24/2014 dan Permendagri no 19/2016. Wisma persebaya itu, lanjut Arjuna, adalah milik Pemkot Surabaya. Hal itu berdasarkan alas hak sertifikat hak pakai No 5 Kelurahan Tambaksari atas nama Pemerintah daerah tingkat II Kota Surabaya tertanggal 28 maret 1995.

Aset tersebut juga terdaftar di simbada (simpanan barang daerah) dengan nomer register 12345678000019844/1. Artinya selama ini pemkot surabaya tidak menguasai fisik aset tersebut dan selama ini fisik tersebut dikuasai orang atau pihak lain tanpa ada hubungan hukum sehingga itu melanggar ketentuan. “Untuk itulah dilakulan penertiban,” ujar Arjuna.

Arjuna menambahkan, pengamanan aset wisma Persebaya ini terpaksa dilakukan supaya Pemkot Surabaya dalam mengelola atau memperbaiki segala fasilitas yang diperlukan.

“Memang tanpa adanya penguasaan fisik berarti Pemkot Surabaya tidak bisa mengelola wisma tersebut sehingga kurang representatif dan kotor, tidak terawat. Ditemukan sana sini banyak plafon yang jebol, jendela rusak. Belakang ada bangunan liar diisi oleh orang-orang yang tidak berhak tinggal disana. Pemkot pingin merawat sebagai ikon Surabaya kembalikan sebagai fungsinya,” pungkasnya. [uci/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar