Olahraga

Haruna Akui Tak Mudah Kelola Tim dengan Deretan Bintang

Pamekasan (beritajatim.com) – Manajer Madura United FC, Haruna Sumitro mengaku tidak mudah mengelola tim dengan sederet pemain berpengalaman berstatus bintang tanpa dibangun pondasi yang kuat.

Hal itu dialaminya dengan komposisi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, musim ini. Sebab terdapat sejumlah pemain berpengalaman dan bahkan berstatus bintang tersebar di berbagai posisi berbeda dalam line up tim kebanggaan suporter Madura Bersatu.

Dimulai dari sektor penjaga gawang, dua kiper berstatus sebagai andalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, yakni pada sosok Muhammad Ridho Djazulie dan Satria Tama Hardianto. Bahkan saat ini, nama terakhir tengah mengikuti pemusatan latihan bersama skuad binaan Indra Sjafri.

Sektor bek juga tidak kalah mentereng, di posisi tersebut terdapat sosok pemain berlebel timnas. Seperti Fachruddin Aryanto, Fandry Imbiri hingga sosok Jaiferson Xavier di posisi stopper. Belum lagi Al-Fath Fathier, Marckho Sandy Meraudje dan beberapa pemain lainnya.

Posisi sentral lapangan, juga tidak kalah mentereng. Tim yang bermarkas di Pulau Garam, diisi oleh pemain berlebel bintang. Sebut saja Asep Berlian, Dane Milovanovic, Engelberd Sani, Slamet Nurcahyo, Zah Rahan Krangar hingga sosok Zulfiandi juga berada dalam sektor pemain di posisi gelandang.

Tidak kalah menarik dan sempat menjadi perbincangan umum, sektor depan. Di posisi ini terdapat rentetan nama bintang, sebut saja Aleksandar Rakic, Andik Vermansyah, Greg Nwokolo hingga penyerang sosok Alberto ‘Beto’ Goncalves. Mereka merupakan para penyerang dengan predikat ‘mengerikan dan mematikan’ bagi barisan pertahanan lawan.

Hanya saja berkumpunya para pemain bintang dalam satu tim, tentunya bakal menjadi pekerjaan rumah alias PR ataupun tugas berat khususnya bagi sang juru taktik, Dejan Antonic bersama jajaran tim pelatih lainnya.

Mereka memiliki tugas berat untuk meracik komposisi tim di setiap pertandingan, mereka juga harus memberikan motivasi, mengatur ritme hingga meredam ‘ego’ individu para pemain bintang.

“Kami sudah tegaskan kepada pemain bahwa kita harus punya pondasi yang kuat, agar semua pemain punya respect yang tinggi antara satu pemain dengan pemain lainnya,” kata Manajer Madura United FC, Haruna Sumitro, Selasa (22/1/2019).

Bahkan pihaknya juga mengakui jika deretan pemain bintang bakal menjadi tantangan tersendiri merealisasikan ambisi tinggi di kencah sepakbola tertinggi tanah air. “Tidak mudah mengola tim dengan sederet (pemain) seperti ini tanpa dibekali dengan respect yang harus dijunjung tinggi oleh masing-masing pemain,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar