Olahraga

Gol Dwi Ahmad Ramadhani Bawa Persewangi Lolos 8 Besar

Pemain depan Persewangi Banyuwangi M. Khoirul Huda (kaos hitam) berjibaku berebut pemain belakang Sumbersari FC Malang di Stadion Diponegoro saat keduanya bertemu di babak 16 besar Liga 3 Zona Jawa Timur, Rabu (6/11/2019).

Banyuwangi (beritajatim.com) – Persewangi Banyuwangi meraih kemenangan kedua di babak 16 besar Liga 3 Jawa Timur. Menghadapi lawannya klub asal Malang, Sumbersari FC, tim berjuluk Laskar Blambangan menang 1-2.

Raihan kemenangan ini tentunya tak mudah. Karena lawan mereka tampil spartan setelah kalah dari Persekabpas Pasuruan di pertandingan sebelumnya.

Buktinya, Nufan Charis dan kawan-kawan harus rela kecolongan saat usia permainan masih berjalan 3 menit di babak pertama. Sebuah gol dicetak oleh pemain belakang Sumbersari FC, Muhammad Fadel Ramadhian.

Gol itu menyulut perjuangan anak asuh Abdul Karim semakin meningkat. Serangan demi serangan dibangun untuk menyeimbangkan kedudukan.

Namun, upaya The Lasblang baru berhasil di menit 24. Pelakunya adalah juru gedor Persewangi Banyuwangi M. Khoirul Huda.

Itu menjadi gol keduanya di babak 16 besar ini. Hasil imbang itu melecut semangat para pemain. Bahkan, perjuangan di babak pertama ditutup dengan gol cantik lewat sundulan kepala Dwi Ahmad Ramadhani. 1-2 untuk keunggulan Persewangi Banyuwangi.

Usai jeda, permainan keras kedua tim mulai tampak. Bahkan, sesekali menyuguhkan permainan kasar yang berujung keluarnya sejumlah kartu kuning untuk pemain kedua kesebelasan.

Sempat frustasi karena serangan pemain Persewangi selalu kandas di pertahanan Sumbersari FC, membuat pelatih Abdul Karim gusar. Dia mencoba mengganti beberapa pemain untuk memaksimalkan permainan.

Tapi, masuknya Herwanto Pahabol tak membantu permainan Khoirul Huda di depan. Ia justru menjadi pesakitan dan kemudian harus ditarik keluar diganti pemain belakang Rivaldo Ary Zendi di menit 76.

Hasilnya, lini belakang lebih kuat untuk memberi keseimbangan lini tengah dan depan yang melakukan serangan. Kerja Bawang Arbaknuh Anggoro yang diplot di sisi kiri lebih leluasa melakukan akselerasi.

Akan tetapi bukan tambahan gol yang terjadi. Melainkan permainan kasar yang justru kerap tersaji. Bahkan, pertikaian antar pemain di tengah lapangan sering kali terjadi.

Babak kedua tak mengubah hasil unggul Persewangi atas Sumbersari. Hasil itu sekaligus juga memuluskan langkah Laskar Blambangan menuju babak 8 besar Liga 3 zana Jawa Timur.

“Kita akui waktu istirahat sangat mepet sehingga beberapa kali terlihat anak-anak kedodoran. Ditambah kita minim pemain, karena ada 6 pemain kita yabg cedera dan praktis hanya bisa memainkan 2 pergantian di bench. Karena dari jumlah yang ada hanya 12 pemain yang layak main,” kata Pelatih Persewangi Banyuwangi, Abdul Karim, Rabu (6/11/2019).

Kemenangan kedua ini meringankan langkah di pertandingan selanjutnya melawan Persekabpas Pasuruan. Meski demikian, mereka tak mau terlena untuk merebut seluruh pertandingan.

“Kita tak mau main-main, kami mau tunjukkan kepada publik bola di Banyuwangi bahwa kami bisa. Tekat kami bulat untuk menyapu bersih pertandingan di babak 16 besar ini,” pungkasnya. [rin/but]

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar