Olahraga

Gagal ke Surabaya, Walikota Malang Pastikan Dukung Arema FC di Kanjuruhan

Malang (beritajatim.com) – Wali Kota Malang, Sutiaji sempat kecewa karena gagal mendukung perjuangan Arema FC dalam leg pertama final Piala Presiden kontra Persebaya Surabaya, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (8/4/2019) kemarin.

Dia batal berangkat ke Surabaya, karena harus menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Polres Malang Kota, atas kasus suap APBD-Perubahan Kota Malang tahun 2015. Di leg kedua yang bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2019), ia bertekad hadir memberi dukungan langsung.

Sutiaji di leg pertama memprediksi Arema FC bakal menang dengan skor 3-1. Namun kenyataannya Arema FC hanya mampu menahan imbang 2-2 Persebaya. Di leg kedua ia memprediksi Arema FC bakal mencetak 3 gol.

“Kita bisa memasukkan tiga angka. Ya bisa 3-1 untuk Arema. Mudah-mudahan tidak anti klimaks. Dukungan yang akan kami bawa nanti, semakin menguatkan mental teman-teman Arema FC,” papar Sutiaji, Kamis, (11/4/2019).

Laga final rencananya bakal dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Presiden Jokowi bakal menyerahkan langsung Piala Presiden 2019 kepada sang juara nantinya.

Selain itu, Sutiaji menginstruksikan seluruh jajaran pegawai Pemkot Malang untuk menggunakan atribut Arema FC. Penggunaan atribut Arema FC sebagai harapan tim Singo Edan agar meraih gelar juara untuk kedua kalinya di Piala Presiden. “Untuk memeriahkan capaian final juga. Jadi semua ASN di lingkungan Pemkot Malang menggunakan atribut Arema,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar