Olahraga

Porprov Jatim 2019

Final Hockey Putra Gresik Vs Kabupaten Malang Ricuh

Gresik (beritajatim.com) – Final hockey putra yang mempertemukan Kabupaten Gresik dengan Kabupaten Malang, berakhir ricuh. Pertandingan yang berlangsung di lapangan luar Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) itu, juga diwarnai adu jotos antar pemain.

Pelatih kepala tim Hockey Putra Gresik, Abdul Haq Habiburohim mengatakan, terkait kejadian tersebut pihaknya mengaku kecewa dengan kinerja tim delligient (TD) yang tidak memberikan peringatan apapun sewaktu pertandingan berlangsung keras, dan kasar.

“Sewaktu pertandingan masih sama kuat 0-0, ada pemain kami yang sampai kepalanya bocor kena pukul,” ujarnya seusai pertandingan,” katanya, Sabtu (13/07/2019).

Selain mengalami kepala bocor, lanjutnya, ada pemainnya yang mengalami luka lebam di bagian tangan. Akibat kericuhan yang terjadi, tim hockey putra Gresik terkena diskualifikasi sehingga membuat ofisial semakin geram.

“Ajang Porprov ini kan ajangnya pembinaan, kenapa langsung didiskualifikasi. Kami sepakat dengan manajemen tidak mengajukan banding karena tidak mempunyai foto ataupun video sebagai bukti,” ungkap Abdul.

Kendati demikian, Abdul mengaku respect dengan tim lawan Kabupaten Malang yang memilih tidak maju ke atas podium saat akan dianugerahi medali emas. “Kami hanya kesal dengan TD saja, tim Kabupaten Malang keluarga saya, pembinaan harus terus berjalan, jangan sampai seperti ini,” tuturnya.

Seusai pertandingan, ofisial tim putra Gresik sempat kembali melemparkan protes namun tidak mengubah keputusan panitia. Bahkan, kedua pelatih tim turut ditenangkan. Ironisnya, akibat diskualifikasi ini membuat tim hockey putra Gresik gagal menjadi juara umum di kandangnya sendiri. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar