Olahraga

DTPHP Kabupaten Malang Gelar Turnamen Catur

Foto ilustrasi

Malang (beritajatim.com) – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP), Kabupaten Malang, menggelar open turnamen catur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1259.

Open turnamen catur non master G20 itu bertajuk DTPHP Cup II. Rencananya, open turnamen tersebut akan dilangsungkan di halaman kantor DTPHP, Jalan Sumedang Kepanjen, pada Rabu (20/11/2019) pekan depan.

Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Budiar Anwar mengatakan, open turnamen itu terbuka untuk umum. Diadakannya turnamen itu juga bertujuan untuk mengasah skill dan sebagai hiburan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

“Satu sisi untuk mengasah skill staf kita, dan juga memberikan hiburan staf Kabupaten Malang karena selama ini mereka sudah bekerja mulai Senin sampai Jumat, jadi perlu hiburan, seperti itu. Untuk umum juga bisa,” kata Budiar, ditemui di sela-sela pembukaan Millenial Job Fair 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kota Kepanjen, Rabu (13/11/2019).

Meskipun tidak ada hubungannya sama sekali dengan apa yang dibidangi DTPHP, Budiar mengungkapkan, ide-ide semacam turnamen catur ini memang harus diadakan dengan tujuan untuk merefresh otak lewat permainan.

“Justru catur itu supaya kita tidak pikun. Bisa bekerja, bisa merefresh, karena mungkin dalam bekerja ada tekanan-tekanan. Maka mereka perlu refreshing, salah satunya dengan bermain catur. Ide-ide seperti itu akan kita dukung, tidak masalah bukan di bidangnya. Itu kan game, seperti penyuluh saya kan banyak di lapangan. Total pegawai saya ada 350 orang, nah itu kan bisa diajak catur,” terang mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Malang itu.

Budiar melanjutkan, jika stafnya ada yang meraih prestasi dalam turnamen kali ini, maka bisa jadi yang bersangkutan akan diikutsertakan dalam turnamen catur yang tingkatannya lebih di atas lagi, misal regional atau bahkan nasional.

Open turnamen catur yang digelar DTPHP ini sendiri merebutkan total hadiah Rp 4 juta. Pendaftaran peserta dikenakan biaya Rp 20 ribu dan ditutup pada Selasa (19/11/2019).

Pertandingan sendiri akan menggunakan sistem swiss 7 babak dengan menyesuaikan jumlah peserta. Adapun waktu berpikir dalam pertandingan itu dibatasi selama 20 menit. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar