Olahraga

Di Sumenep, Pelatih Sepak Bola yang Berlisensi Masih Minim

Ketua Askab PSSI Sumenep, Hairul Anwar

Sumenep (beritajatim.com) – Masih minimnya pelatih sepak bola berlisensi di Kabupaten Sumenep menjadi perhatian serius Askab PSSI Sumenep.

“Dalam waktu dekat, kami segera menggelar menggelar kursus pelatih lisensi D bagi pelatih klub sepak bola setempat,” kata Ketua Askab PSSI Sumenep, Hairul Anwar, Kamis (9/1/2020).

Ia menjelaskan, jumlah klub yang merupakan anggota PSSI Sumenep sebanyak 30. Hanya sebagian kecil dari klub-klub itu yang memiliki pelatih berlisensi. “Karena itu, kami sengaja akan mengadakan kursus pelatih lisensi D sebagai upaya peningkatan kapasitas pelatih klub di Sumenep,” ujarnya.

Guna pelaksanaan kursus pelatih lisensi D, Askab PSSI Sumenep akan bekerja sama dengan Asprov PSSI Jawa Timur. Askab PSSI Sumenep akan mewajibkan klub anggotanya untuk mengirimkan pelatih di klubnya mengikuti kursus pelatih lisensi D.

“Setiap klub anggota PSSI wajib ikut dengan mengirimkan satu orang untuk mengikuti kursus pelatih lisensi D. Kami ingin klub anggota PSSI Sumenep dilatih oleh pelatih berlisensi,” ucap Hairul.

Ia menjelaskan, waktu pelaksanaan kursus pelatih lisensi D tersebut belum ditentukan, karena dalam tahap komunikasi antara Askab PSSI Sumenep dengan Asprov PSSI Jatim. “Masih menunggu finalisasi. Tapi kami pastikan pelaksanaannya pada bulan ini, karena pada Februari 2020, sudah ada kegiatan lain,” terangnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar