Olahraga

Desain Jersey Ketiga Madura United Lebih Feminim

Pamekasan (beritajatim.com) – Satu dari tiga jenis design jersey anyar Madura United FC untuk persiapan kompetisi Liga 1 musim 2020 mendatang, menerapkan tampilan warna cerah dan sangat cocok untuk kalangan suporter perempuan.

Satu jersey tersebut yakni jersey ketiga, di mana tim berjuluk Laskar Sape Kerrab bakal mengenakan design jersey dengan dominasi warna hijau tosca. Tampilan tersebut kontras dengan jenis jersey pada kompetisi musim sebelumnya.

“Sebenarnya desain (jersey ketiga) ini sangat bagus untuk bidadari tribun atau suporter perempuan, ada warna tosca yang lebih feminim. Varian warna ini sudah lama didiskusikan untuk memanjakan pecinta Madura United,” kata Marketing Madura United FC, Umar Wachdin, Selasa (25/2/2020).

Selain itu ia menilai jika semua design jersey tempur Asep Berlian dan kawan-kawan, tidak hanya elok digunakan saat bertanding maupun nonton di tribun. Namun juga sangat cocok digunakan untuk sekedar hangout ke mall maupun berpariwisata ke tempat wisata.

“Jadi tampilan jersey kali ini lifestyle banget, bahkan pada musim lalu kami bersama yang lain juga sering menggunakan saat hangout atau pertemuan semi formal. Jadi desain jersey musim ini tidak hanya bisa digunakan saat nribun saja,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, design jersey anyar Madura United musim ini tidak mengalami perubahan signifikan dan tetap ansih mempertahankan identitas Madura. Perubahan mencolok hanya terlihat pada design jersey ketiga. Sebab saat ini mereka bakal menggunakan warna dominan hijau tosca, sekaligus menjadi yang perdana bagi tim kebanggaan suporter Madura Bersatu.

“Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, design jersey anyar tidak akan jauh berbeda dengan sebelumnya. Kami pun tetap akan mempertahankan identitas (Madura),” kata Operating Officer Madura United Annisa Zhafaria, Senin (24/2/2020).

Dari tiga jenis jersey yang mulai diperkenalkan ke publik, terdapat tiga jenis jersey untuk penjaga gawang tanpa terdapat banyak perubahan berarti dibandingkan musim lalu. Meliputi warna merah maron dan abu-abu, serta warna hijau muda.

“Untuk jersey utama juga tidak banyak melakukan perubahan dengan loreng khas merah dan putih. Hanya, di bagian lengan tidak kembali menggunakan warna merah, namun diganti dengan warna putih. Begitu juga design jersey kedua yang serupa yang paling laris di pasaran, bedanya jersey musim ini menggunakan warna dominan hitam,” ungkapnya.

Hanya saja perubahan mencolok terlihat pada design jersey ketiga dengan menerapkan warna hijau tosca yang sangat dominan. “Prinsipnya jersey musim 2020 tidak terdapat banyak perubahan dan tetap akan mempertahankan identitas, seperti tulisan ‘Madura’ di bagian dada dan ‘Madura Bersatu’ di pegelangan lengan,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar