Olahraga

Cukup Mengenal Imam Nahrowi, Sekretaris PSSI Jatim Turut Prihatin

Amir Burhanudin, Sekretaris PSSI Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Kabar penetapan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi sebagai tersangka dugaan korupsi kasus suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora kepada KONI pada tahun 2018, rupanya membuat prihatin bagi Sekretaris PSSI Jatim Amir Burhanuddin. Sebab,  Amir mengenal cukup baik pada Imam Nahrawi.

Setelah keputusan ini ditetapkan, Amir Burhanuddin mengaku cukup kaget. Sebab sebagai sesama orang Jatim dan sesama insan olahraga, ia sangat menyayangkan kasus yang menimpa Imam Nahrawi.

“Kami selaku insan olahraga di Jawa Timur merasa prihatin atas kejadian yang menimpa pada pak Menpora ini. Mudah-mudahan Pak Menpora diberikan ketabahan kesabaran dalam menghadapi kasus hukum yang sedang menimpanya,” kata Amir saat ditemui Kantor PSSI Jawa Timur, Rabu (18/9/2019).

Amir berharap, atas kejadian ini semua pelaku olahraga di Jawa Timur bisa memetik pelajaran. Agar hal serupa tak terjadi hal serupa, terutama untuk masyarakat Jatim yang berkecimpung dalam bidang olahraga.

“Saya berharap, kepada semua insan olahraga hendaknya menjadi satu pembelajaran yang benar-benar berharga atas kejadian ini. Yang sabar ya, Pak,” tambah Amir.

Seperti diketahui, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diduga menerima suap suap senilai Rp 26.500.000.000.

Imam dan asistennya, Miftahul Ulum, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap proposal dana hibah Kemenpora kepada KONI pada Tahun Anggaran 2018.

Imam dan Miftahul disangka melanggar pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar